Modus

Mahasiswa Unila Tewas Saat Diksar, Sepupu Sebut Korban Tak Miliki Riwayat Penyakit

Aga Trias Tahta, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung dikabarkan tewas saat mengikuti pendidikan dasar/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Aga Trias Tahta, warga Gading Rejo, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila), tewas setelah jatuh ke jurang sedalam 15 meter.

Aga Trias Tahta, merupakan mahasiswa FISIP Unila jurusan Sosiologi angkatan 2019 dan bergabung di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Cakrawala.

Seperti diketahui, UKM Mapala Cakrawala menggelar kegiatan diksar (pendidikan dasar) di Dusun Cikoak, Desa Tanjung Agung, Pesawaran, sejak tanggal 25 hingga 29 Sepetember kemarin.

Kegiatan diksar cakrawala diikuti 13 orang, diantaranya 12 mahasiswa angkatan 2019 dan 1 mahasiswa angkatan 2018.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Unila Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak Silase

Berdasarkan hasil pemeriksaan Polres Pesawaran terhadap kakak tingkat korban, diketahui korban Aga Trias Tahta terpleset ke dalam jurang sedalam 15 meter pada Kamis siang 26 September 2019.

Setelah dievakuasi, korban tetap mengikuti kegiatan diksar, hingga Minggu pagi sekira pukul 10.00 WIB, saat acara pengukuhan, korban mengeluh sakit hingga dilarikan ke Rumah Sakit Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

Nahas, sebelum tiba di rumah sakit, Aga Trias Tahta meninggal dunia.

Menurut pengakuan sepupu korban, Rendi Efri Sanjaya, korban Aga Trias Tahta tidak memiliki riwayat penyakit.

“Dia (korban) secara fisik memang lemah dan belum pernah naik gunung,” ungkap Rendi, sepupu korban, Senin (30/9).

Baca Juga:  Toleransi Harus Selesai

Pengakuan awal pihak panitia kepada keluarga korban menyebutkan, Aga Trias Tahta meninggal karena kehilangan panas tubuh atau hipotermia.

Panitia diksar cakrawala ke-23 tahun 2019, Shyntia Claudia, mengatakan kegiatan diksar yang digelar  setiap tahun ini atas seizin pihak fakultas.

“Kami juga sudah mendapatkan surat persetujuan dari orang tua korban,” kata Shyntia, Senin (30/9).

Selain itu, salah satu alumni UKM Cakrawala, Ferdiansyah, mengatakan, diksar bertujuan untuk melatih fisik dan mental.

Para peserta diajarkan cara-cara bertahan hidup di alam seperti survival dan navigasi, termasuk mengantisipasi hipotermia.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top