Daerah

Lima Gelombang Vaksinasi OJK-APINDO di Lampung Timur, 800 Tersuntik di Sukadana dan Metro Kibang

GASPOL! — Suasana vaksinasi nasional gratis COVID-19 bagi 500 peserta vaksinasi dosis satu latar kelompok masyarakat umum (buruh/pekerja, pelaku usaha ultramikro, minimikro, UMKM, milenial, kelompok usaha tani), juga kelompok rentan, lansia, dan remaja 12-17 tahun, di Balai Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana Lampung Timur, taja OJK Lampung dan DPP APINDO Lampung, Kamis 14 Oktober 2021. | DPK APINDO Lamtim

Suluh.co — Gelegar eksekusi percepatan program vaksinasi nasional gratis COVID-19 berbasis komunitas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia, lembaga mikroprudensial negara atau penyelenggara sistem pengaturan dan pengawasan kegiatan sektor jasa keuangan di Indonesia berdasar UU Nomor 21/2011, juga menyasar warga Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Bumi Tuwah Bepadan.

Taja OJK RI Perwakilan Provinsi Lampung bersama Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung menajuk Vaccines For Community, ditabuh genderang perdananya sejak akhir Agustus 2021 lalu.

Fasilitasi pelayanan vaksinasi nasional gratis COVID-19 bagi peruntukan warga berbasis komunitas, mulai dari buruh/pekerja atau karyawan perusahaan/badan usaha, pelaku usaha ultramikro dan minimikro, usaha mikro kecil menengah dan industri kecil menengah (UMKM-IKM), kelompok masyarakat lansia, kelompok masyarakat rentan, kelompok masyarakat umum, dan kelompok remaja usia 12-17 tahun ini terjadwal pula warga Lamtim terkuota vaksin sejumlah titik lokasi, dalam lima gelombang pelaksanaan.

Terhitung, eksekusinya termasuk bagian dari 12.920 orang warga Lampung target sasaran pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis satu tahap kedua dari total target 44 ribu warga di 12 kabupaten kota di Lampung terverifikasi fisik pihak pelaksana dan terverifikasi digital aplikasi PeduliLindungi. Bidikan program ini.

Untuk Lamtim, setotal 3.200 dosis vaksin ready stock disiapkan berbasis usulan APINDO dan persetujuan OJK, notabene sekaligus kuota terbesar diantara tujuh kabupaten/kota teritori pelaksana lainnya. Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) APINDO Lamtim menjadi komandan eksekusi, dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lamtim melalui Dinas Kesehatan setempat.

Baca Juga:  PT KJP Temui Jalan Buntu Hilangkan Bau Busuk dari Pengolahan Karet

Per alokasi, penjelasan dari ketua pelaksana provinsi vaksinasi OJK-APINDO Lampung, Arif Syaifudin Zuhri, yang juga Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Jaminan Sosial, dan Advokasi DPP APINDO Lampung, pada Rabu (13/10/2021) lalu ini, patut disimak.

“Pertama, vaksinasi Kamis 14 Oktober 2021 untuk 500 orang berlokasi di Balai Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana, dan untuk 300 orang lokasi di SMP Negeri 1 Metro Kibang,” terang mantan Plt Sekretaris Perusahaan PT Perkebunan Nusantara 7 ini.

Berikut, “Kedua, vaksinasi Senin 18 Oktober 2021 untuk 500 orang lokasi di SMK Negeri 1 Labuhan Maringgai, Desa Karang Anyar, Kecamatan Labuhan Maringgai,” terang dia.

Lalu ketiga, vaksinasi Kamis 21 Oktober 2021 untuk 200 orang lokasi di area pabrik PT Fermentech Indonesia, Desa Gunung Pasir Jaya, Kecamatan Sekampung Udik.

Keempat, vaksinasi Jumat 22 Oktober 2021 untuk 500 orang lokasi area PT Great Giant Pineapple (GGP) Plantation Group 4 (PG4) Kecamatan Labuhan Ratu, dan 500 orang lokasi Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum, Desa Bumiharjo 39B, Kecamatan Batanghari.

“Pelaksanaan kelima, Sabtu 23 Oktober 2021 untuk 500 orang masih di area PT GGP PG4 Labuhan Ratu,” pungkas Arif.

“Ada satu lagi tinggal menentukan hari H, itu kuotanya 200 orang, yang (berlokasi) di STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Lampung Timur, Desa Labuhanratu Dua, Way Jepara,” menggenapi informasi, Hariyanto, sekretariat DPP APINDO Lampung, disambangi di kantor DPP APINDO Lampung, Gedung Darmapala, Jl Pagar Alam 61, Kedaton, Bandarlampung, Jumat petang (15/10/2021).

Adapun, seperti yang diterangkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) APINDO Lamtim, Afria Syahdi, koordinator pelaksana,
eksekusi perdana vaksinasi pada hari Kamis (14/10/2021), berjalan sukses tertib lancar.

Baca Juga:  Sebuah Rumah di Kecamatan Baradatu Terbakar saat Pemilik Tertidur Lelap  

“Terealisasi semua, data lagi di-input manual oleh Dinkes (Dinas Kesehatan Lamtim, red),” Afria mengafirmasi realisasi dosis tersuntik, terhubung via aplikasi perpesanan singkat, Jumat, pukul 19.16 Waktu Indonesia Barat.

Ditanya pihak pemangku yang turut hadir di dua lokasi vaksinasi Kamis, Afria Syahdi, Ketua DPK APINDO periode 2021-2026 didampingi sekretaris Desi Wulan bendahara Ahmad Faisol ini menyahut lagi. “Camat dan jajaran Polri dan TNI serta tenaga kesehatan dari puskesmas setempat,” bilang dia.

Merujuk dua lokasi, Balai Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana, di tempat ini, yang terpampang di fasad depan bangunannya, bertuliskan Balai Jejamo Wawai Sukadana Ilir, pada hari Senin lalu, 11 Oktober 2021, juga baru digelar vaksinasi 250 orang warga desa itu, diinisiasi oleh Kades Hamami.

Terletak di Jl Soekarno Hatta, Sukadana Ilir termasuk wilayah administratif kecamatan yang merujuk UU 12/1999 diresmikan pada 27 April 1999 silam, Sukadana jadi ibu kota kabupaten. Berdasarkan keputusan Bupati Lamtim Dawam Rahardjo 6 September lalu, per 8 September 2021, Miftahuddin adalah Camat Sukadana yang baru.

Senada lokasi kedua, SMPN 1 Metro Kibang, yang terletak di Jl Harapan, Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, sejauh 40 km waktu tempuh 56 menit rute tercepat dari kantor bupati. Setanggal keputusan bupati, camat setempat kini dijabat Indra Gunawan.

Dilapori pelaksanaan vaksinasi paripurna, dari tempat tugasnya, Arif Syarifudin Zuhri, mengapresiasi sekaligus menyemangati. “Terima kasih, pak Afria. Tetap semangat dan sukses acara selanjutnya,” singkat dia.

“Woow keren, terima kasih ketua Afria. Semoga sukses dan lancar ya,” ujar Ketua DPP APINDO Lampung, Ary Meizari Alfian, berhalangan hadir sebab masih di Jakarta. Arif dan Ari menanggapi, Kamis petang.

Baca Juga:  Wali Kota Metro Tanggapi Pandangan Umum Fraksi DPRD

Hingga warta ini naik siar, data Kementerian Kesehatan membeber, kapasitas vaksinasi Lampung dari setotal pengampu mencapai 390 ribu dosis vaksin tersuntikkan per hari.

Sinergi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dan dinkes kabupaten/kota, berupaya keras agar kapasitas meroket naik. Tak lagi buncit, Lampung kini urutan provinsi ke-31 capaian vaksinasi nasional, di angka 27,05 persen data 10 Oktober 2021.

Kasat mata, sejumlah upaya bersama turut terpantau publik, mulai dari penambahan jumlah unit dan volume keterisian gerai vaksinasi untuk vaksinasi tentatif, sentra vaksinasi untuk vaksinasi terpusat, dan vaksinasi keliling. Lalu, perubahan stimulatif partisipasi warga peserta vaksinasi dari sistem registrasi menjadi sistem undangan.

Juga, terkait sumberdaya vaksinasi, dengan penambahan tenaga vaksinator, pelatihan manajemen data vaksinasi melalui aplikasi SMILE dan P-Care. 312 puskesmas organik se-Lampung juga didorong berkemampuan mengampu teknis pelaksanaan vaksinasi nasional gratis COVID-19.

Satgas Penanganan COVID-19 tingkat desa (yang aktif) dari total 2.435 desa atau pekon atau kampung atau tiyuh, di 229 kecamatan se-Lampung, dilaporkan juga masih terjaga dan terkonsolidasi.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO, Dr Hariyadi BS Sukamdani, di sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) APINDO di Jakarta pada 24 Agustus lalu, menyebut sinergi Agustus-September 2021 taja OJK-APINDO mengeksekusi percepatan vaksinasi nasional COVID-19 telah sukses meng-cover 678 ribu dosis vaksin tersuntik.

Menyusul setotal 500 ribu dosis tersuntik sebelumnya, melalui partisipasi APINDO di genderang Vaksinasi Gotong Royong yang diorganisir Kadin Indonesia, pencet remote sejak 18 Mei 2021 lalu.

 

Reporter : SUL/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top