Bandar Lampung

Layanan Rapid Test Picu Kerumunan

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung meningkatkan kapasitas layanan Rapid Test Diagnostic/JOS/Suluh

BANDAR LAMPUNG — Dinas Kesehatan Provinsi Lampung meningkatkan kapasitas layanan Rapid Test Diagnostic (RDT) Covid-19 hingga 300 orang perhari.

Peningkatan layanan ini disebabkan membeludaknya jumlah pekerja dari berbagai daerah yang akan mengikuti RDT sebagai syarat untuk perjalanan dinas.

Ditambah lagi masa berlaku hasil pemeriksaan RDT dipersingkat menjadi 3 hari dari sebelumnya 7 hari.

Hal ini sesuai Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Jadi kami mohon kepada masyarakat untuk memperkirakan waktu keberangkatannya. Kalau misalnya dalam 3 hari, ya diatur sampai 3 hari waktu keberangkatan baru datang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana, Rabu (3/6).

Baca Juga:  Brigif 4 Mar/BS Raih Juara II di Pekan Raya Lampung Fair 2019

Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang berasal dari luar Kota Bandarlampung, Reihana yang juga Kepala Dinkes Provinsi Lampung meminta Dinkes Kabupaten/Kota memberikan layanan RDT bagi warga yang melakukan perjalanan dinas.

“Pada prinsipnya kami dari jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tidak pernah akan membuat suatu hal yang mempersulit masyarakat dalam melakukan perjalanan dinas,” ujarnya saat ditemui di Kantor Dinkes setempat.

Bahkan Dinkes Provinsi juga menjalin kerja sama dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara.

Kerja sama ini untuk membantu warga yang melakukan perjalanan dinas lewat bandara, mengingat aparat TNI/Polri di bandara hanya menerima Surat Keterangan Sehat yang dikeluarkan oleh Dinkes Provinsi.

Baca Juga:  Di Era Yusuf Kohar, Kota Bandar Lampung Bisa Terima DBH

“Kalau yang melakukan perjalanan dinas melalui udara, memang kadang-kadang untuk screening untuk pelabuhan udara itu, TNI/Polri hanya menerima Surat Keterangan Sehat dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi,” jelasnya.

“Namun tidak perlu khawatir, di sana ada petugas dari Dinkes Provinsi yang berdiri bersama KKP untuk mendeclare bahwa surat itu bisa dipergunakan,” lanjutnya.

Reihana meminta masyarakat untuk tertib, antri, dan bersabar saat menunggu hasil pemeriksaan RDT, serta mengikuti Protokol Kesehatan.

“Dan mohon maaf mulai hari ini kita lebih ketat lagi dengan Protokol Kesehatan, yang tidak memakai masker kami persilahkan keluar dari pekarangan kantor Dinas Kesehatan untuk memakai masker dulu, kami juga tidak melayani perokok,” katanya.

Baca Juga:  Ada Gambar Istri Herman HN di Kelurahan, Panwas Panggil 3 Lurah

“Dan insyaallah RDT kit masih cukup untuk Provinsi Lampung,” tutup Reihana.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top