Modus

Laporan Yutuber Dinilai Keluar dari Norma TSM

Kuasa hukum pasangan calon nomor urut 2 berjargon Yutuber Ahmad Handoko/DUM

Suluh.co – Kubu pasangan calon Pilkada Bandar Lampung Eva Dwiana – Deddy Amarullah, menilai laporan sangkaan pelanggaran terhadapnya tak fokus pada duduk persoalan sesungguhnya.

Melalui Kuasa Hukumnya, Muhamad Yunus menilai substansi hukum laporan pihak Yusuf Kohar – Tulus Purnomo tidak pada inti permasalahan.

Dalam hal, apakah laporannya ditujukan pada Wali Kota Bandar Lampung atau terhadap kliennya.

“Tidak ada satupun alat bukti yang diajukan terkait norma yang ada atau TSM (terstruktur, sistematif, dan massif). Karena itu kita keberatan,” kata Muhammad Yunus, Kuasa Hukum Eva-Deddy, Senin (21/12).

Pada sisi lain, kuasa hukum pasangan calon nomor urut 2 berjargon Yutuber Ahmad Handoko mengajukan 79 alat bukti dan 34 saksi pada sidang bawaslu, Senin (21/12).

Baca Juga:  H+1 Usai Pemaparan Visi-Misi di Perindo, Eva Dwiana Umumkan Balon Wakil, Siapa?

Yaitu terkait dugaan pelanggaran administrasi terstruktur sistematis dan masif pada proses tahapan pilkada serentak lalu.

“Alat bukti tetap kami sampaikan, karena ini masih pembuktian awal. Bila terlapor keberatan mungkin mereka merasa keberatan. Soal anggaran APBD digunakan untuk pasangan tertentu, ini kejahatan luar biasa. Kami siapkan alat bukti dan saksi baru dan ini bisa bertambah,” tegas Ahmad Handoko, Kuasa Hukum Yutuber.(DUM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top