Modus

Kubur Sabu Dalam Makam, 3 Warga Pesawaran Disidang

Barang haram narkoba/Ilustrasi

Suluh.co – Tiga warga Pesawaran yang sehari – hari bekerja sebagai petani, yaitu, ER, SK dan SY, yang harus berurusan dengan hukum lantaran kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu dan ribuan pil ekstasi.

Ketiganya didakwa oleh jaksa telah melanggar pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2, junto pasal 132 ayat 1 Undang – Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, yang mengatur tentang tindak pidana narkotika.

Di dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa, ke-tiga warga Tegineneng ini, terbukti telah menyimpan dan meguasai narkotika jenis sabu sebanyak 11 kilogram dan 8.966 pil ekstasi.

Barang haram yang sebanyak itu diakui oleh para terdakwa adalah kepunyaan milik seseorang berinisial SG yang kini menjadi buron pihak kepolisian, yang seharusnya telah mereka musnahkan sebelumnya sesuai dengan perintah dari yang bersangkutan.

Baca Juga:  RKPD 2022, Pemkab Pesawaran Utamakan Sektor Pendidikan Hingga Sosial

Ketiga terdakwa ini pada awalnya dihubungi oleh SG untuk membantunya memusnahkan sabu dan ekstasi miliknya yang dikubur di bawah tanah dekat sawah di daerah Tegineneng, dengan upah yang diberikan sebesar Rp200 ribu.

Namun, setelah mendapati barang haram tersebut, ketiga terdakwa malah berinisiatif membawa pulang sebagian sabu dan ekstasi untuk dijual kembali dan disimpan sementara di beberapa tempat salah satunya dikubur di sebuah makam dekat rumah terdakwa ER.

Akibat ulah para terdakwa, sesuai dengan pasal yang dikenakan oleh jaksa, ketiganya terancam dengan hukuman maksimal penjara selama seumur hidup atau pidana penjara selama 20 tahun dengan denda paling banyak Rp1 miliar.

 

Baca Juga:  Puluhan Pedagang di Pasar Kedondong Terindaksi Gunakan Sertifikat Sewa Palsu

Reporter : Tinus Ristanto

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top