Bandar Lampung

KPK Sebut Ada Ahli Suara di Kasus Eks Bupati Lamteng Mustafa, Suara Siapa yang Tersadap?

KPK Sebut Ada Ahli Suara di Kasus Eks Bupati Lamteng Mustafa, Suara Siapa yang Tersadap?
KPK Sebut Ada Ahli Suara di Kasus Eks Bupati Lamteng Mustafa, Suara Siapa yang Tersadap?

Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Suluh.co – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] menegaskan bahwa ada 181 orang berstatus sebagai saksi terperiksa atas kasus korupsi yang di dalamnya eks Bupati Lampung Tengah [Lamteng] Mustafa menjadi tersangka. Ada unsur saksi ahli suara dalam ratusan saksi terperiksa di tingkat penyidikan tersebut.

Jaksa sebagai penuntut umum dari KPK Taufiq Ibnugroho membeberkan hal itu.

“Jadi sampai dengan hari ini KPK sudah memeriksa dan melakukan pemeriksaan BAP terhadap 181 saksi. 180 adalah saksi yang memberatkan. Dan 1 saksi yang meringankan. Kemudian, selain itu ada ahli. Ahli suara,” imbuh dia di PN Tipikor Tanjungkarang, Senin kemarin, 11 Januari 2021.

Kala itu Taufiq melaksanakan proses registrasi atau pendaftaran berkas perkara Mustafa ke PN Tipikor Tanjungkarang untuk kemudian disidangkan.

Taufiq menjelaskan, bahwa ahli suara itu berasal dari Institut Teknologi Bandung atau ITB. Keberadaan ahli suara itu dimaksudkan untuk didengarkan keahliannya dalam menganalisa hasil penyadapan yang dilakukan KPK pada kasus Mustafa ini.

“Itu ahli suara dari ITB. Itu terkait dengan penyadapan,” tuturnya.

Reporter Suluh.co: Karena ada hasil sadap atas komunikasi atau suatu diskusi di dalam kasus ini ya?

Taufiq Ibnugroho: Iya, seperti itu.

Baca Juga:  Korem 043/Gatam Gelar Gelar Upacara Mingguan Pupuk Jiwa Nasionalisme

Taufiq Ibnugroho kepada Suluh.co, Rabu sore, 13 Januari 2021 mengatakan, bahwa ahli suara itu bertindak dan memberikan kesaksian atas permintaan KPK.

KPK di dalam perjalanan penanganan perkara korupsi, memang acapkali menghadirkan saksi ahli suara dari ITB.

Misalnya ketika KPK sedang melakoni penanganan kasus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Di sana, KPK menghadirkan saksi ahli forensik suara digital dari ITB bernama Joko Sarwono.

Joko Sarwono menyatakan bahwa suara yang disadap KPK itu 90 persen identik dengan suara Akil Mochtar. Joko melakukan analisis dengan menggunakan data pembanding suara Akil Mochtar.

Menurut Joko, ada empat indikator menilai kesamaan suara, yaitu intonasi, emosi, dialek, dan frekuensi dasar suara manusia atau pitch.

Joko pun meyakinkan bahwa analisis itu menggunakan perangkat lunak dengan program standar internasional.

Seperti diketahui, kasus dugaan suap pengurusan sengketa pilkada, salah saunya terungkap lewat rekaman suara telepon. Akil diketahui pernah berkomunikasi lewat telepon diantaranya dengan Susi dan Wawan untuk membahas sengketa Pilkada Lebak, Banten.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top