Ekonomi

KPHP Way Pisang Gelar Festival Durian Lokal Gunung Rajabasa

Festival Durian Lokal Gunung Rajabasa/Suluh/EDI

LAMPUNG SELATAN – Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Way Pisang, Lampung Selatan, gelar festival durian lokal Gunung Rajabasa, Kamis (30/1).

Festival itu sendiri, untuk menilai 30 buah durian unggulan dari 22 LPHD (lembaga pengelolaan hutan desa) yang berasal dari Register 3 Gunung Rajabasa.

Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Wiyogo Supriyanto, mengatakan, festival durian lokal ini merupakan kegiatan yang baik, yang nantinya dapat mengangkat unggulan-unggulan durian lokal.

“Kegiatan ini juga dapat mencerminkan dari pada kinerja KPH, sehingga kita juga dapat mengangkat hal yang kecil berdampak yang besar,” kata Wiyogo.

Dirinya melanjutkan, dari hasil kriteria yang terpilih ini, kedepan pihaknya akan melakukan budidaya dan memperbanyak durian lokal yang dikategorikan sebagai durian unggul.

Baca Juga:  HUT ke-19, Kecamatan Rajabasa Gelar Pameran Pembangunan Desa

“Yang jelas kita kedepan akan melakukan budidaya dan memperbanyak ini (durian) semua, sehingga masyarakat juga nanti akan menghargai durian milik kita sendri,” ujarnya.

Kepala KPHP Way Pisang, Lampung Selatan, Wahyudi Kurniawan mengatakan, target dari festival ini tidak lain untuk mencari durian lokal yang unggul.

“Saya yakin di Gunung Rajabasa ini ada durian yang unggul dan kita akan temukan itu untuk dikembangkan dan bakal dijadikan pohon induk, yang nantinya kita mempunyai ciri khas durian Kalianda,” ujarnya.

Sementara itu menurut Ketua penyelenggara, M. Thoriq, ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian pada festival durian lokal tersebut.

“Aromanya, ketebalan dagingnya, berat dan juga rasa yang menjadi komponen utama pada penilaian tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  Lapas Kalianda Deklarasi Janji Kinerja

Diketahui, Juara 1 dimenangkan oleh LPHD Tanjung Ganding dengan nama duriannya Simana Lagi, Juara 2 LPHD Banding, nama duriannya lukat lalu juara 3 LPHD Cugung Desa Cugung, nama duriannya durian mandok.(EDI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top