Modus

Korupsi Dana BOK Kadinkes Lampura Dituntut 66 Bulan Penjara

Terdakwa perkara korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Lampung Utara 2017-2018, Maya Metissa/PLY

Suluh.co – Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara Maya Metissa, dituntut penjara selama lima tahun enam bulan.

Ia terbukti melakukan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Lampung Utara 2017 – 2018, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp2,1 miliar.

Pada gelaran sidang lanjutan perkara tindak pidana korupsi dana BOK Lampung Utara, digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjung Karang, Senin (7/12), Maya Metissa dijerat oleh jaksa menggunakan pasal 3 junto pasal 18 ayat-1 huruf-B, Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang – Undang RI Nomor 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, junto pasal 64 ayat-1 KUHP.

Baca Juga:  Ratusan Motor Terjaring Razia Knalpot

Maya Metissa dituntut untuk menjalani pidana penjara selama lima tahun dan enam bulan dan dikenakan pidana denda sebesar Rp300 juta, dengan subsidair enam bulan kurungan penjara, dan dikenakan pidana uang pengganti sebesar Rp2,1 miliar, dengan subsidair udang pengganti yaitu penjara selama tiga tahun enam bulan.

“Hal yang meringankan karena terdakwa tulang punggung keluarga, terdakwa ada niat baik mencicil kerugian negara. Kita juga menunggu amar putusan hakim nanti apakah ada nama nama lain yang dapat dikembangkan lagi,” kata Jaksa Gatra Yudha Pramana.

Dalam dakwaannya, perbuatan korupsi tersebut telah dilakukan oleh terdakwa sejak tahun anggaran 2017, hingga pada tahun anggaran 2018, dengan cara memotong setiap dana BOK yang diterima oleh 27 puskesmas di Lampung Utara.

Baca Juga:  Polda Lampung Bentuk Satgas Mafia Bola

Dalam perkara ini, ia dibantu oleh bendahara pengeluaran dinas kesehatan bernama Novrida Nunyai, keduanya dengan sengaja memotong dana BOK sebesar 10 persen untuk setiap pencairan, hingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp2,1 miliar.(NUS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top