Modus

Kepsek Dente Teladas Akui Setor Upeti Rp80 Juta Pasca Cair DAK Rp641 Miliar

Alhajar Syahyan, selaku penasehat hukum pada sidang dua terdakwa NAS dan GUN/SUL

Suluh.co – Kepala SMPN Dente Teladas Tulangbawang Sodri Yadi dalam kesaksiannya di sidang perkara korupsi di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (23/6), mengakui telah menyetor Rp80 juta pada sejumlah pihak.

Dana yang diserahkan pasca pencairan Rp641,68 miliar dari DAK Pendidikan pada tahun 2018 lalu tersebut, masing-masing berjumlah Rp20 juta, Rp24 juta, dan Rp36 juta.

Baladhika, selaku JPU menjelaskan, jika Sodri Yadi sebelumnya pernah bertemu dengan terdakwa Nasaruddin untuk membicarakan soal penyetoran setelah pencarian DAK.

“Yang bersangkutan pernah bertemu dengan terdakwa Nasaruddin di ruang kerjanya. Bahwa setiap pencairan harus menyerahkan 12,5 persen,” kata Baladhika.

Baca Juga:  Pohon Asem Akan Hiasi Kota Menggala

Setelah pencairan, dana tersebut ia serahkan kepada Ahmad Sidik, yang diduga ikut dalam pengumpulan dana DAK untuk diserahkan ke atas.

“Diserahkan ke Ahmad Sidik selaku kepala sekolah Rp20 juta, Guntur Rp36 juta, serta Andi pegawai koperasi BMW atas perintah Sidik Rp24 juta,” jelasnya

Selanjutnya, dana tersebut, ia peruntuhkan untuk perbaikan beberapa ruangan di sekolah Dente Teladas.

“Ia mengaku dana alokasi khusus itu untuk rehab lima ruang kelas, ruang laboratorium IPA beserta meubelnya seperti lemari besi, kursi besi, meja dan renovasi toilet tiga ruang,” paparnya.

Dalam hal ini Alhajar Syahyan, selaku penasehat hukum pada sidang dua terdakwa NAS dan GUN ini, menilai bahwa keterangan itu sebagai fakta baru.

Baca Juga:  Mahasiswa Unila Tewas Saat Diksar, Sepupu Sebut Korban Tak Miliki Riwayat Penyakit

Namun, dalam hal ini, sambung dia, adalah fakta baru yang belum terungkap dalam perkara kasus Kadisdik Tulangbawang.

“Yang saya kirim surat waktu lalu tidak termasuk Ahmad Sidik tapi dalam fakta persidangan terungkap uang itu diterima oleh Ahmad Sidik,” tegasnya.

Ia menegaskan, jika kasus ini juga secara jelas terinci siapa yang mengambil uang tersebut.

“Bahwa ada pendistribusian uang dalam DAK 2018 itu rinciannya jelas,” urainya

Dalam perkara ini juga, kata dia, 171 saksi dengan 2 terdakwa, dan akan mendesak yang terlibat dalam perkara ini untuk ikut mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saksi untuk terdakwa Nasaruddin 90 orang, untuk terdakwa Guntur Abdul Nasser 81 orang, tapi saya akan mendesak siapa saja yang terlibat untuk dapat bertanggung jawab,” tandasnya

Baca Juga:  Pencabul Anak Tiri Dituntut 8 Tahun

 

Reporter : Agung Kurniawan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top