Modus

Kenal 2 Bulan Artis Vernita Syabilla Dijual

Muncikari artis Vernita Syabilla yang berinisial BS, disidangkan secara perdana di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, dengan agenda sidang pembacaan dakwaan dari jaksa/NUS

BANDAR LAMPUNG – Muncikari artis Vernita Syabilla yang berinisial BS, disidangkan secara perdana di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, dengan agenda sidang pembacaan dakwaan dari jaksa, yang sekaligus mendengarkan keterangan saksi, Selasa (24/11).

Dalam sidang daringnya kali ini, korban Vernita Syabilla selaku objek perdagangan terdakwa, dihadirkan sebagai saksi untuk memberikan keterangannya terkait perkara tindak pidana perdagangan orang tersebut.

Dalam keterangannya di hadapan majelis hakim, Vernita Syabilla mengaku bahwa ia sebelumnya telah mengetahui tujuannya mendarat di Provinsi Lampung, yang diberitahu oleh terdakwa bahwa dirinya mendapat pekerjaan short time, untuk melayani seorang pengusaha di Lampung.

Baca Juga:  Penumpang Gelap Pesawat Citilink di Bandara Radin Inten II Lampung Dilempar Hingga Diseret

Terdakwa sendiri telah mengenal Vernita Syabilla selama dua bulan dan bertukar kontak telepon, saat itu BS meminta foto Vernita Syabilla dan segera mempostingnya di status WhatsApp miliknya. Tak berapa lama MK yang tengah mencari artis untuk melayani pelanggannya di Lampung, langsung merespon postingan terdakwa.

Saat itu terjadilah kesepakatan harga untuk memboyong Vernita Syabilla ke Lampung, dan dengan persetujuan yang bersangkutan, Vernita Syabilla pun menyanggupi tarif kencan singkat untuk dirinya, dan terbang menuju Lampung.

Vernita Syabilla pun menjelaskan, bahwa dari uang Rp20 juta yang diberikan oleh dua muncikari lainnya yang membawanya dari bandara, ia mendapat bagian sebanyak Rp12 juta, sementara sisa sebanyak delapan juta rupiah diberikan kepada terdakwa selaku muncikarinya.

Baca Juga:  Kejati Resmi Layangkan Kasasi Vonis Bebas ke Mantan Ketua AKLI Syamsul Arifin

“Uang Rp20 juta ditransfer ke rekening pribadi saya, dan Rp8 juta untuk BS,” singkat Vernita Syabilla.

Lantaran perbuatan terdakwa BS selaku muncikari, ia didakwa oleh jaksa dengan jeratan pasal 2 ayat 1 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007, junto pasal 10 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang.

Pria 36 tahun ini pun terancam untuk menjalani pidana penjara paling singkat tiga tahun lamanya, dengan denda paling sedikit Rp120 juta.(NUS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top