Modus

Kejati Lampung Selamatkan Rp21 Miliar Kerugian Negara di 2020

Andrie W Setiawan, Kasipenkum Kejati Lampung/NUS

Suluh.co – Tahun 2020 ini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, telah berhasil menyelamatkan keuangan negara sebanyak total Rp21.527.119.531.25.

Dengan rincian sebagian berhasil diselamatkan melalui sita eksekusi, yakni sebanyak Rp17.492.293.807, dan sisanya berhasil diselamatkan dalam tahap penyidikan dan tahap penuntutan.

Hingga penghujung tahun ini, pidana khusus Kejati Lampung, juga tercatat telah melakukan berbagai penanganan kasus dan perkara, diantaranya terdapat 11 kegiatan penyelidikan, enam penyidikan khusus, 12 penuntutan, dan enam penyidikan umum.

Namun dalam hal raihan prestasi di tahun 2020 ini, Korps Adhyaksa masih memiliki catatan pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

“Masih adanya tujuh buronan belum dapat dikandangkan ke sel tahanan, dengan urutan paling dicari ialah Satono, yang telah masuk kedalam daftar pencarian orang sejak delapan tahun yang lalu,” kata Andrie W Setiawan, Kasipenkum Kejati Lampung, Kamis (31/12).

Baca Juga:  Mapolres Pesawaran Dikepung Ratusan Massa

Satono sendiri merupakan terdakwa perkara korupsi dana APBD Kabupaten Lampung Timur Tahun anggaran 2005 lalu.

Sementara untuk ke-enam buron lainnya terdapat nama Abdul Mukti dalam dugaan korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Metro, Toni Haryanto, yang diduga melakukan korupsi dalam kegiatan rehab sarana dan prasarana pasar pagelaran.

Seorang buron bernama Husri Aminudin yang diduga melakukan korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Lampung Tengah pada 2010 lalu, Awaluddin yang tercatat selaku bendahara pengeluaran panwaslu 2009 Lampung Tengah, yang disangkakan melakukan korupsi penyimpangan dana sisa uang persediaan di panwaslu.

Lalu, Endang Prastiwi yang diduga melakukan korupsi pengalihan atau pengembalian simpanan dana nasabah PT Bank BRI Bandar Jaya, serta terdapat nama M Roil, yang menjadi buronan pihak Kejaksaan Talang Padang.

Baca Juga:  Kejati Lampung Benarkan Penangkapan Oknum Jaksa yang Diduga Terlibat Narkoba

Kejakaan Tinggi Lampung berharap, dengan adanya pekerjaan rumah yang belum terselesaikan di 2020 ini, akan lebih dapat meningkatkan kinerja di tahun 2021 mendatang, untuk lebih serius memberantas korupsi dan segera meringkus para buronan yang tengah bersembunyi.

 

Reporter : Tinus Ristanto

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top