Modus

Kejari Metro Refund Rp481 Juta dari Kasus Korupsi Pasar Cendrawasih

Kejari Metro Refund Rp481 Juta dari Kasus Korupsi Pasar Cendrawasih/MAT

Suluh.co – Kejaksaan Negeri Metro berhasil mengembalikan kerugian negara Rp481 juta terkait sangkaan korupsi proyek Pasar Cendrawasih pada tahun anggaran 2018 lalu.

Meskipun dana tersebut telah disetorkan ke kas negara melalui BRI Cabang Metro, Senin (22/3), tetapi dua tersangka atas kasus tersebut, P dan S, tetap menjalani penahan di lembaga pemasyarakatan setempat untuk mengikuti proses hukum lebih lanjut.

Virginia Hariztavianne, Kepala Kejari Kota Metro, mengatakan, penyerahan uang lengganti dilakukan secara bertahap.

“Yang pertama diberikan pada tanggal 16 Februari 2021, sebesar Rp25 juta dari saudara A. Saudara A ini merupakan salah satu saksi yang memfasilitasi tersangka S dengan dalih mendapatkan fee dari S sebagai penghubung untuk mendapatkan perusahaan CV Habirka Persada,” jelas Virginia.

Baca Juga:  BNNP Lampung Musnahkan Sabu-sabu Senilai 12 Miliar

Sementara, Subhan, Kasi Pidsus Kejari Metro, menjelaskan, bahwa pada hari ini Senin (22/3), pihaknya menerim uang senilai Rp456.680.000, yang diserahkan oleh Iwan.

“Beliau ini anak dari Hendri alias Aan yang telah meninggal dunia,” kata Subhan.

Pihak Kejaksaan Negeri Kota Metro telah memeriksa para saksi kasus tindak pidana korupsi terhadap pembangunan Pasar Cendrawasih sebanyak 27 orang saksi.

Diketahui hingga saat ini, Kejari Metro masih melakukan penahanan terhadap tersangka P dan S di Lapas Kelas 1A Metro, guna mengikuti proses hukum lebih lanjut.

 

Reporter : Rahmat/Rere

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top