Modus

Kejagung Tangkap Terpidana Tindak Pidana Penistaan di Kabupaten Tobasa

Kejagung Tangkap Terpidana Tindak Pidana Penistaan di Kabupaten Tobasa/Istimewa

Suluh.co – Tim Tabur Kejaksaan Agung RI kembali berhasil mengamankan terpidana tindak pidana penistaan atas nama Sebastian Hutabarat, di daerah Balige, Kabupaten Tobasa, pada Selasa (5/1).

Pengamanan ini juga dibantu oleh Tim Tabur Kejaksaan Tinggi (KT) Sumatera Utara dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri (KN) Toba Samosir.

Hal itu berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan (P-48) Nomor: Print-433 /L.2.33.3/Eoh.3/12/2020 tanggal 21 Desember 2020 guna melaksanakan putusan pengadilan Tinggi Medan Nomor: 167/Pid/2020/PT.MDN tanggal 08 April 2020.

Dengan amar putusan menyatakan terpidana Sebastian Hutabarat bersalah melakukan tindak pidana penistaan dengan pidana penjara selama 1 bulan. Terpidana secara patut telah dipanggil sebanyak 3 kali namun tidak memenuhi panggilan jaksa eksekutor.

Baca Juga:  Awal Tahun 2021, Buronan Korupsi Anggaran Universitas Negeri Makassar Berhasil Diamankan

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, mengatakan, terpidana selama ini melarikan diri dan berprofesi sebagai penjual Pizza Andaliman di Balige Kabupaten Toba Samosir.

“Ketika dilakukan penangkapan, tidak ada perlawanan dan berlangsung kondusif. Selanjutnya langsung dibawa ke Kejaksaan Negeri Samosir untuk dilaksanakan eksekusi ke Lapas Kelas 3 Pangururan,” jelas  Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Pengamanan terhadap buronan Sebastian Hutabarat merupakan keberhasilan Tim Tabur Kejaksaan yang kedua untuk tahun 2021.

Tim dipimpin oleh Asintel Dwi Setyo Budi Utomo dan anggota tim terdiri Karya Graham Hutagaol (Kasi E), Herman Safrudianto (Kasi B) beserta Tim, Aben Situmorang (Kasi Intel KN Samosir, M. Kenen Lubis (Kasi Pidum KN Samosir), Gilbeth Sitindaon (Kasi Intel KN Tobasa).

Baca Juga:  KPK Beri Apresiasi Pemprov Lampung Soal Gratifikasi Gula 1 Ton

“Melalui program Tabur (tangkap buron) kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh DPO kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang nyaman bagi DPO,” harap Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

 

Reporter : HMS

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top