Modus

Kasus Korupsi Randis Lampung Timur Tak Kunjung Selesai

Akademisi Universitas Lampung, Dr Yusdianto/LS

BANDAR LAMPUNG – Pengamat hukum Universitas Lampung Dr Yusdianto, mempertanyakan kinerja dari Kejati Lampung dalam penanganan kasus korupsi pengadaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur di tahun anggaran 2016 lalu.

Pasalnya, kasus yang telah merugikan negara sebanyak Rp680 juta ini, masih mandek di prapenuntutan.

“Ini kasus sudah berlangsung cukup lama, publik pasti mempertanyakan bagaimana kinerja kejaksaan dalam menyelesaikan perkara ini. Selain itu perkara ini juga sudah melalui proses, jadi tidak ada alasan lagi kejaksaan untuk tidak segera membawa perkara ini ke pengadilan,” kata Dr Yusdianto, Selasa (4/8).

Kejaksaan Tinggi Lampung pun didesak agar segera dapat menunutaskan kasus randis ini, serta secepatnya membawa kasus ini ke proses persidangan, mengingat penanganan kasus ini telah memakan waktu selama tiga tahun.

Baca Juga:  Pemkot Tak Paham 6 Bidang Urusan Absolut Pemerintah Pusat

Hingga terbilang cukup lama karena melewati beberapa moment pergantian kepala dan asisten pidana khusus .

Diketahui dalam penanganan kasus randis ini tiga orang tersangka telah ditetapkan, yaitu SH, AD dan DY, yang berperan sebagai pejabat pembuat komitmen, rekanan proyek dan pokja, dengan pagu anggaran sebesar dua miliar enam ratus tujuh puluh enam juta rupiah, yang dimenangkan oleh PT Topcars Indonesia dengan pengadaan dua unit mobil yaitu Toyota Land Cruiser dan Toyota Harrier.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top