Pendidikan

Kartu Indonesia Pintar Tak Cair, SMAN 8 Bandar Lampung Angkat Tangan

Kartu Indonesia Pintar/Net

BANDAR LAMPUNG – Kartu Indonesia Pintar atau KIP, yang merupakan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang dikucurkan pusat bagi para siswa dari keluarga tidak mampu atau program keluarga harapan (PKH) ini, menuai protes orang tua siswa.

Sejumlah wali murid yang anaknya menerima kartu KIP, namun tidak masuk daftar penerima dana bantuan tahap kedua, mengadu kepada pihak sekolah SMAN 8 Bandar Lampung.

Para wali murid pemegang kartu KIP program PIP di SMAN 8 Bandar Lampung, menyayangkan beberapa siswa yang memegang kartu KIP justru tidak terdaftar dalam proses pencairan dana PIP tahap kedua.

Anita Sari, salah satu orang tua siswa kelas 10, mempertanyakan kepada pihak sekolah, siswa yang memegang kartu KIP tidak terdaftar, sementara yang tidak memiliki kartu KIP justru masuk.

Baca Juga:  Motivasi Penerima Beasiswa CCAI, Indah 'Harvard': Terus Belajar, Jangan Berhenti

“Saya hanya berharap, agar pihak sekolah dan pemerintah memfasilitasi bantuan dana PIP terhadap siswa yang memegang kartu indonesia pintar,” kata Anita, Kamis (18/6).

Menanggapi banyaknya keluhan terkait distribusi bantuan dana PIP, Kepala SMAN 8 Bandar Lampung, Zusmizawati, mengaku tidak mempunyai kewenangan dalam penentuan penerima dana bantuan tersebut.

“Kebijakan ada di pusat  melalui bank yang telah ditunjuk, sesuai data pokok pendidikan atau dapodik sebagai sistem pendataan utama pendidikan terpadu,” ujar Zusmizawati.

Diketahui, Program Indonesia Pintar merupakan dana bantuan tunai yang berasal dari pemerintah pusat.

PIP diberikan kepada siswa pemegang kartu KIP yang dikucurkan sebesar Rp1 juta setiap dua semester atau satu semester Rp500 ribu.(JOS)

Baca Juga:  Pelajar NU Lampung Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top