Daerah

Kadis & Sekretaris OPD di Pemkab Pesawaran Kompak Lakukan Rapid Tes

Rapid Test mandiri di Aula Pemkab Pesawaran/PON

PESAWARAN – Sejumlah Kepala dan Sekretaris OPD dijajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melakukan Rapid Test mandiri di Aula Pemkab sesuai instruksi Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Senin (4/5)

Hal tersebut guna memastikan kesehatan dari pada seluruh pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Pesawaran dalam keadaan Negative Virus Corona.

Pelaksanaan Rapid Test yang di mulai oleh Sekda Pesawaran Kusuma Dewangsa dan diikuti oleh seluruh Kepala OPD secara bergantian.

Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran, Harun Tri Joko, mengatakan, kegiatan ini guna memutus matai rantai serta mencegah semakin menyebarnya wabah Covid-19.

“Tes ini sementara hanya untuk kepala dinas dan sekertaris,” jelasnya, Senin (4/5)

Baca Juga:  Festival Buah Durian Angkat Ekonomi Masyarakat Pesawaran

Dia juga menambahkan, dalam pelaksanaan rapid test, baru 51 orang yang datang dan sisanya akan di lanjutkan esok hari, dikarenakan pelaksanaan merupakan pelayanan mandiri, seluruh peserta test di kenakan biaya Rp250 ribu per orangnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Pesawaran Kusuma Dewangsa mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi para pejabat pesawaran tidak terpapar virus corona.

“Sesuai dengan instruksi Pak Bupati bahwa diminta seluruh pejabat ASN di Kabupaten Pesawaran untuk mengadakan Rapid Test, untuk mengetahui apakah ada yang terkena, terduga daripada Virus Corona ini.” kata dia.

Hal ini menurutnya merupakan tes mandiri dan tidak dibayar memakai anggaran Pemkab melainkan dana pribadi masing masing pejabat yang melakukan rapid tes.

Baca Juga:  Program Dana Desa Bawa Tiyuh Dayasakti Kejar Ketertinggalan

“Dari awal kita mencoba para Eselon 2 dan eselon 3, tes Mandiri ini tidak dibiayai oleh pemerintah daerah, hari ini baru yang pertama, rencananya bertahap sesuai ketersediaan obatnya untuk rapid test,” Jelasnya.

“Kita berharap semua melakukan rapid test, rencananya kita juga mengadakan rapid test pada daerah-daerah, misalnya nya di daerah zona merah ada kelompok warga yang terpapar kena virus, keluarganya akan dilakukan rapid test,” timpalnya.

Dia menegaskan, rapid tes juga akan diberlakukan kepada orang orang yang telah kontak dengan warga yang terpapar Corona tersebut.

“Kemudian juga orang-orang yang sempat kontak dengan terduga suspect, kepada mereka kita adakan rapid test, pelaksanaannya boleh di mana saja di rumah sakit Bandar Lampung boleh pada pokoknya melaksanakan rapid tes,” tegasnya.(PON)

Baca Juga:  Pemkab Pesawaran Tekan Harga Sembako dengan Pasar Murah
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top