Nasional

Jokowi Ajak Pemuda Bergandengan Tangan, Menggerakkan Indonesia

Poster digital Hari Sumpah Pemuda 2019 unggahan Presiden Joko Widodo. Twitter/Facebook/Instagram | @jokowi

BANDAR LAMPUNG – Bersatu Kita Maju, tema raya peringatan Hari Sumpah Pemuda 2019, yang jatuh hari ini, Senin (28/10).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam unggahan media sosial baik akun Facebook, Instagram, dan Twitter, Senin pukul 08.43 WIB mengajak para pemuda bergandengan tangan, menggerakkan Indonesia.

“Sudah 91 tahun berlalu, tapi ikrar pemuda Indonesia dari seluruh Nusantara yang berkumpul pada 28 Oktober 1928 itu tetap menggema hari ini,” unggah Presiden.

“Saya mengajak para pemuda bergandengan tangan, menggerakkan Indonesia, sekarang dan yang akan datang,” imbuh orang nomor satu di Indonesia itu.

Menutup unggahan lengkap dengan e-flyer unik, “Di tangan pemuda lah negara ini akan maju,” ujar Presiden.

Sementara, ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda disertai penegasan peran penting pemuda alam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, juga diunggah di fansbase Facebook Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga), pukul 08.29 WIB.

Baca Juga:  Tetap Cek Fakta, Senjata Legal Rakyat Hadapi Debat Capres Keempat

“Hari Sumpah Pemuda merupakan tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia, dimana peran pemuda sangat penting dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, serta menegaskan “satu Indonesia” satu tanah air satu bangsa satu bahasa.

Selamat Hari Sumpah Pemuda, pemuda dan pemudi Indonesia. Bersatu Kita Maju!” bunyi unggahan kementerian pimpinan Zainudin Amali ini, dengan tagar #SumpahPemuda, #HSP91, #BersatuKitaMaju, #Kemenpora, dan #PemudaMaju, turut menyertai.

Penelusuran redaksi, dua akun berbeda, disamping mengucapkan selamat, mengajak mengingat sejenak peristiwa 28 Oktober, 91 tahun lalu ini.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), di fansbase Facebooknya menulis, 91 tahun lalu, sekitar 700 pemuda dari penjuru nusantara berkumpul di Jakarta.

“Mereka menggelar kongres selama dua hari pada 27 dan 28 Oktober 1928 di tiga tempat,” akun ini mengisahkan.

Baca Juga:  Presiden Ingin Batam Menjadi Wilayah dengan Daya Saing Tinggi

“Di tempat terakhir di kawasan Senen, yang kini menjadi Museum Sumpah Pemuda, tercetuslah deklarasi #SumpahPemuda, sumpah untuk bertumpah darah yang satu, berbangsa yang satu, dan menjunjung bahasa persatuan,” tulis akun kementerian yang kini dinakhkodai sosok muda 35 tahun, “Mas Menteri” Nadiem Makarim ini.

Sebelumnya, Senin pagi pukul 08.00 WIB, akun Sekjen DPP PDI Perjuangan menyapa warganet dilanjuti ajakan segarkan ingatan. “Semangat pagi. Masih ingatkah isi teks Sumpah Pemuda? Mari kita kembali segarkan ingatan itu.

Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019,” bunyi unggahan ucapan fansbase akun yang merujuk sosok Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto itu, diakhiri serta tagar #PDIPerjuangan, dan #SumpahPemuda.

Baca Juga:  Penyalahgunaan NIK dan KK Dikenai Pidana

Di Lampung, Ketua Badan Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Lampung Resmen Kadafi dalam unggahannya berucap senada.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda. Semoga dengan semangat para pemuda dan pemudi, putra putri Indonesia yang terus bergelora dalam jiwa raga, dapat mengisi kemerdekaan Indonesia semakin bermakna. Dengan harapan bangsa kita semakin mapan, maju dan siap bersaing dengan negara lain,” tulisnya, pukul 08.48 WIB.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top