Bandar Lampung

Jaksa Periksa 3 ASN BPPRD Lampung Selatan untuk Penyidikan Sangkaan Korupsi Rp2 M Pajak MBLB

Harapan dan Sindiran ke KPK di Balik Korupsi PAD Pemda Lamsel yang Ditangani Kejati Lampung
Harapan dan Sindiran ke KPK di Balik Korupsi PAD Pemda Lamsel yang Ditangani Kejati Lampung

Ilustrasi.

Suluh.co – Jaksa sebagai penyidik di bidang Pidana Khusus [Pidsus] pada Kejaksaan Tinggi [Kejati] Lampung melakukan permintaan keterangan kepada 3 orang berstatus saksi terperiksa. Ketiga saksi terperiksa ini disebut adalah ASN.

Mereka diperiksa atas penyidikan terhadap kasus sangkaan korupsi pajak Mineral Bukan Logam Batuan [MBLB] yang harusnya disetorkan ke Badan Pengelola Pendapatan dan Retribusi Daerah [BPPRD] dan Dinas Pendapatan [Dispenda] Pemda Lampung Selatan.

Jaksa sebagai penyidik menyangka, dalam kasus ini negara merugi sekitar Rp2 miliar. Sebab, pajak yang tidak disetorkan sejak tahun 2017 sampai 2019 itu tidak tercatat ke dalam Pendapatan Asli Daerah [PAD] Pemda Lampung Selatan.

Ungkapan ini diafirmasi oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum [Kasi Penkum] pada Kejati Lampung Andrie W Setiawan dalam keterangannya, Rabu, 20 Januari 2021.

Baca Juga:  Banner Milik Nanang Ermanto Tak Tersentuh

“Untuk penyidikan minerba Lampung Selatan, ada 3 orang pemeriksaan saksi BPPRD. [Para saksi_red] berstatus ASN,” tutur Andrie.

Penanganan kasus ke tahap penyidikan ini ditandai dengan penetapan tersangka kepada 4 orang. Penetapan itu berlangsung pada Desember 2020 lalu.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top