Modus

Jadi Tersangka, Pengacara Kondang DS Dijerat Pasal 192 KUHP

kiri-Alvian, Sekertaris Komisi Pengawas DPC Peradi Bandar Lampung/TOM

Suluh.co – Status seorang advokasi berinisal DS, telah naik menjadi tersangka setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik selama 1×24 jam.

DS dikenakan pasal 192 ayat 1 KUHP tentang tindakan dengan sengaja melakukan penutupan jalan secara disengaja dan mengganggu lalu lintas umum.

Hal tersebut dikatakan oleh Alvian, Sekertaris Komisi Pengawas DPC Peradi Bandar Lampung yang ditemui di Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (6/2).

Menurutnya, informasi tentang DS yang juga sebagai anggota Peradi telah naik menjadi tersangka didapatkan dari penyidik.

“Dugaannya melanggar pasal 192 KUHP. Sebenarnya ini perdata, dan pihak kami menang cuma belum melakukan eksekusi saja, saat ini status rekan kami sudah tersangka dan kedatangan kami hari ini untuk mengajukan surat penangguhan dengan jaminan istri DS,” kata Alvian, di Mapolresta Bandar Lampung, usai menjenguk DS , Sabtu (6/2).

Baca Juga:  Polda Lampung Bentuk Satgas Mafia Bola

Namun pihaknya, tetap akan melakukan upaya hukum demi pembelaan terhadap rekannya tersebut, dimana pihaknya akan membentuk tim.

“Kita juga akan melakukan musyawarah dengan Kasat Reskrim. Nanti akan ada press realease yang dilakukan oleh ketua DPC Peradi Bandar Lampung,” ujarnya.

Sementara, menurut keterangan Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, penahanan DS telah dilengkapi dengan dua alat bukti.

“Sesuai dengan laporan dan dua alat bukti yang cukup maka hingga saat ini DS masih dilakukan penahanan di Mapolresta Bandar Lampung,” ujarnya.

Sebelumnya, tindakan DS yang dinilai telah menyalahi aturan terjadi pada 22 Januari 2021 lalu.

Saat itu DS melakukan penutupan jalan di Terminal Kemiling. DS sendiri merupakan Penasehat Hukum dari kliennya bernama Broto yang bersengketa lahan dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Baca Juga:  Polisi Amankan Pemilik Cafe Senja

DS dilaporkan oleh UPT Terminal Kemiling, lantaran dinilai telah melanggar undang undang serta mengganggu ketertiban jalan umum.

 

Reporter : Tomy Saputra

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top