Pendapat

Izin Operasi Tempat Wisata, Jangan Paksakan Gubernur Terus Memimpin

Oleh : Nizwar Affandi
Ketua DPD Ormas MKGR Provinsi Lampung

LAMPUNG sepertinya memang sudah auto pilot, semua dibuat kesepakatan dengan para pelaku. Mulai dari harga singkong sampai dengan urusan tempat pariwisata boleh buka di hari lebaran.

Bukannya membuat regulasi yang kemudian dijaga konsistensinya agar dipatuhi oleh para pihak terkait, Pemprov Lampung malah lebih memilih berunding dengan para pihak.

Bagaimana mungkin sholat Id berjama’ah tidak diizinkan dilakukan di masjid dan lapangan terbuka tetapi tempat pariwisata malah diizinkan beroperasi cukup dengan membuat surat pernyataan akan mematuhi protokol kesehatan.

Gubernur Arinal jika memang sudah merasa tidak mampu memimpin dengan membuat dan menegakkan regulasi, sebaiknya jangan dipaksakan terus memimpin.

Baca Juga:  Lampung Kembangkan Commuter Antarkota, Angkutan Barang Keluar Bandar Lampung

Khusus terkait pelaksanaan sholat Id baik di masjid maupun di lapangan dan izin beroperasinya tempat wisata di hari lebaran ini, saya kira Wagub Nunik harus lebih berani tampil bicara agar publik bisa melihat sikap dan keberpihakannya.

Beliaukan anak emas dan kebanggaan Nahdliyin di Lampung, kemudian juga selama ini sudah diberikan mandat oleh Gubernur Arinal untuk lebih intens mengurusi pembangunan pariwisata.

Jadi sudah paling tepat jika sekarang Wagub Nunik tampil ke publik memberi penjelasan tentang perbedaan perlakuan antara izin sholat Id dengan izin operasi tempat wisata di hari lebaran.

Jangan terus bersembunyi di balik kewenangan Gubernur.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top