Daerah

Istri Ditangkap Densus 88, Suami Tetap Ngojek

Parmono, suami dari terduga teroris yang tertangkap Densus 88 di Kota Semarang/AGS/Suluh

PRINGSEWU – Di rumah yang sangat sederhana, Marifah Hasanah, sempat tinggal bersama suaminya Parmono, tepatnya di Dusun Enam, Pekon wonodadi, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu.

Sebelumnya sang istri sempat untuk menuntut ilmu ke Jakarta pada tahun 2017 lalu, hingga akhirnya  tertangkap oleh tim densus di Semarang.

Kondisi rumah yang menjadi salah satu terduga teroris Marifah Hasanah yang tertangkap bersama kedua anaknya di Semarang beberapa hari yang lalu, tidak terlihat suatu apapun yang menyangkut kegiatan sang istri.

Parmono, sendiri berkeja sebagai tukang ojek di Pasar Gadingrejo, Pringsewu, mengetahui sang istri Marifah Hasanah, tertangkap oleh tim densus di Semarang, dari pemberitaan media.

Baca Juga:  Peringati Maulid Nabi, ASN Pesisir Barat Diminta Terapkan Keteladanan Hidup

Kata Parmono, sang istri di Gading Rejo, sering mengikuti pengajian di majelis masjid setempat dengan memberikan tausiah.

“Pada tahun 2017, dia berpamitan akan menuntut ilmu agama serta menyusul anaknya di Jakarta, hingga tidak pernah kemabali ke rumah,” ungkap Parmono, saat ditemui, Kamis (17/10).

Pada bulan September, ia mengaku sempat berkomunikasi melalui sambungan telepon seluler. Dan meminta disusul ke Semarang sekaligus meminta uang Rp7 juta untuk biaya pulang ke Lampung.

Kendati demikian, Parmono hingga saat ini tetap berkerja seperti biasa mengojek dipangkalan Pasar Gading Rejo.

Diketahui, Parmono tinggal bersama anak pertamanya Rizal, yang berkeja sebagai kuli bangunan.(AGS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top