Modus

IPW Minta 12 Polisi Pesta Narkoba Divonis Mati

Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, dicopot sebagai Kapolsek Astanaanyar, Bandung/Istimewa

Suluh.co – Fenomena baru sedang melanda jajaran kepolisian, dimana pejabat Polri, yakni seorang Kapolsek perempuan memimpin anak buahnya melakukan “pesta” narkoba hingga mereka terciduk bersama.

Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW), Neta S Pane, menilai, apa yang dilakukan Kapolsek wanita di Bandung itu adalah tantangan bagi Kapolri Listyo Sigit Prabowo, bahwa narkoba bukan hal main-main lagi, tapi sudah menggerogoti jantung kepolisian dimana seorang Kapolsek perempuan tega teganya memimpin anak buahnya untuk narkoba bareng.

IPW melihat kasus polisi terlibat narkoba selalu berulang.

“Inilah yang pertama kali ada serombongan polisi ditangkap karena terlibat narkoba, dan pesta narkoba itu dipimpin seorang Kapolsek wanita. Ke-12 polisi yang menggunakan narkoba itu seperti gerombolan mafia narkoba yang sedang beraksi, dan dipimpin bosnya, seorang kapolsek wanita. Bagaimana pun kasus yang sangat memalukan ini merupakan pukulan telak bagi polri, khususnya bagi kapolri baru,” papar Neta S Pane, lewat keterangan yang diterima redaksi, Kamis (18/2).

Baca Juga:  Telibat Narkoba, Protokol Wabup Tanggamus Dipecat

IPW berharap, kasus ini diusut tuntas agar diketahui apakah ke-12 polisi itu merupakan bagian dari sindikat narkoba di Jawa barat atau hanya sekadar pemakai.

“Tapi mengingat jumlah mereka begitu besar patut diduga mereka adalah sebuah sindikat,” tukasnya.

IPW berharap dalam proses di pengadilan ke-12 polisi itu dijatuhi vonis hukuman mati karena sudah mempermalukan institusi polri dan mencederai rasa keadilan publik.

“Saat ini anggota polri sangat rawan terlibat narkoba, bahkan kerap menjadi incaran para bandar untuk memanfaatkannya, baik sebagai backing maupun pengedar atau pemakai,” kata Neta.

Sebab itu dari tahun ke tahun jumlah polisi yang terlibat narkoba terus bertambah. Hal ini dikarenakan uang yang didapat dari peredaran narkoba adalah dana segar yang gurih dan para bandar tak segan segan memberikan dana segar itu untuk oknum polisi asal bisnisnya lancar.

Baca Juga:  Polda Lampung Warning Praktek Pungli

Mengingat anggota polri sangat rawan terlibat narkoba, Mabes Polri perlu menerapkan pengawasan berjenjang, yakni setiap atasan mengawasi sikap, prilaku dan kinerja bawahannya.

Begitu ada yang terindikasi terlibat narkoba langsung dipecat dan diarahkan untuk kena hukuman mati. Tujuannya agar narkoba tidak menjadi momok dan bahaya laten bagi institusi kepolisian.

 

Sumber : SUL/IPW

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top