Bandar Lampung

Intip Maksud Kedatangan Dumas KPK ke Lampung: Sekadar MoU Seperti Kata Arinal Djunaidi Kah?

KPK Lewat Tim Dumas Berkunjung ke Pemprov Lampung, Apa Sih Tugas dan Fungsinya?
KPK Lewat Tim Dumas Berkunjung ke Pemprov Lampung, Apa Sih Tugas dan Fungsinya?

Sumber foto: Instagram @pemprov.lampung.

Suluh.co – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] diketahui mengirimkan jajarannya yang bertugas pada Direktorat Pengaduan Masyarakat atau Dumas untuk bertemu dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Selasa pagi, 26 Januari 2021.

Menurut Arinal Djunaidi lewat laman resmi Pemprov Lampung pada akun instgram @pemprov.lampung, pelaksanaan kegiatan tersebut sangat didukungnya.

“Mendukung dan lakukan kerjasama dengan KPK yang memang memiliki tugas untuk melakukan pencegahan dan pendidikan kepada publik. Langkah ini juga adalah tindak lanjut MoU antara Gubernur dan Ketua KPK RI beberapa waktu lalu,” tulis akun instagram @pemprov.lampung, seperti dilihat Suluh.co, Rabu pagi, 27 Januari 2021.

Apa sih tugas lain dari Dumas KPK ini? Benarkah Dumas adalah bagian dari KPK yang sepenuhnya dimaksudkan untuk melakukan pencegahan dan pendidikan kepada publik hingga akhirnya MoU dilaksanakan, seperti kata Arinal Djunaidi?

Baca Juga:  Ketua KPK Firli Bahuri Tegaskan Kinerja Jajarannya di Lampung Tidak Akan Pernah Berhenti

Baca Juga: KPK Lewat Tim Dumas Berkunjung ke Pemprov Lampung, Apa Sih Tugas dan Fungsinya?

Dumas bisa saja hanya sebutan tenarnya. Di KPK, secara resmi disebut dengan Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat. Pejabat yang memimpin direktorat ini adalah Tommy Murtono. Dulunya adalah Eko Marjono yang kini menduduki jabatan sebagai Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi.

Eko Marjono pernah menguak hal yang menjadi dasar bagi KPK ketika melakukan Operasi Tangkap Tangan [OTT] di setiap daerah yang melibatkan penyelenggara negara. Salah satu dasar OTT, ungkap Eko, adalah hasil laporan yang masuk ke Dumas KPK yang telah melewati tahapan analisis.

“Kami enggak percaya begitu saja laporan yang masuk dan perlu cross check pelapor. Lalu kami dapat paparan internal yang melibatkan Dumas untuk selanjutnya melibatkan penyelidik,” ujar Eko saat memaparkan kinerja Dumas KPK di hadapan Komisi III DPR, Kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Selasa, 12 September 2017.

Baca Juga: Alasan Awal Mengapa Dumas KPK Kunjungi Pemprov Lampung hingga Jalin MoU

Eko menjelaskan, khusus operasi tangkap tangan, penanganannya berbeda, karena terkait akan terjadinya pemerasan. Tim Dumas terlebih dulu mengkaji informasi yang ada.

“Tujuannya untuk validitas informasi. Setelah diuji dan valid, terutama turun tangan lalu diskusi tim penyelidik, ketika disetujui maka diusulkan penyelidikan tertutup. Tapi karena bola awal di Dumas, untuk kesinambungan informasi, tim Dumas dilibatkan,” jelasnya.

Soal kegiatan Dumas ke Pemprov Lampung ini, Ketua KPK Firli Bahuri kepada reporter Suluh.co, Selasa, 26 Januari 2021 menyebut, ”kerja KPK tidak pernah berhenti”. Firli Bahuri tak menjelaskan apa maksud kerja KPK yang dimaksud.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top