Bandar Lampung

Herman HN Minta Pihak Bank & Leasing Ikuti Intruksi Presiden

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN/NUY

BANDAR LAMPUNG – Dimasa pandemi corona saat ini, masih banyak perusahaan perbankan tidak mengindahkan Intruksi Presiden (Inpres) terkait kebijakan relaksasi kredit.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, angkat bicara dikarenakan banyaknya laporan dari warga terkait relaksasi dan penangguhan kredit, yang penagihannya masih dilakukan secara normal oleh bank dan leasing di Bandar Lampung,

“Oh nggak bisa itu, harus ikut. Nggak bisa, harus ikutin presiden,” tegas Herman HN, Rabu (8/4).

Padahal, sebelumnya Pemkot Bandar Lampung telah mendorong kebijakan melalui surat edaran wali kota beberapa waktu lalu.

Namun tampaknya Inpres yang dikeluarkan Joko Widodo atas kebijakan itu tak berjalan dengan mulus di Kota Bandar Lampung.

Baca Juga:  Kompetisi Jurnalistik Konservasi TNBBS, Jurnalis Lampung Diminta Kirim Karya

“Presiden itu tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia, kalau instruksi dia sudah begitu ya harus diikutin,” ujar dia.

Herman HN mengungkapkan bahwa dalam hal ini pemerintah daerah tidak memiliki wawenang penuh terkait hal tersebut.

Menurutnya instruksi tangguhan kredit merupakan di bawah pelaksanaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Tanya OJK. OJK itu lah leading sektornya,” kata Herman.

Namun apabila kebijakan presiden tak kunjung diindahkan, pihaknya akan meneruskan persoalan ini ke Presiden.

“Kita akan buat terusan ke Presiden, berarti instrusksi Presiden tidak diindah oleh perbankan milik negara. Inpres itu, Presiden sudah ngomong di mana-mana,” pungkasnya.(NUY)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top