Bandar Lampung

Hasil Tak Memuaskan, Agrowisata Unila Dibongkar

Kebun Melon Universitas Lampung/NUS

BANDAR LAMPUNG – Kebun Melon Universitas Lampung yang mulanya digadang – gadang sebagai agrowisata ditengah Kota Bandar Lampung, terpaksa dibongkar setelah launching dua bulan. Pembongkaran lahan ini dilakukan lantaran hasil yang tak sesuai dengan ekspektasi.

Kebun melon seluas satu hektare ini, terpaksa dilakukan pembongkaran setelah September lalu Unila memanen sekitar 25 ton melon dari pemanfaatan lahan tidur tersebut.

Dirut Badan Pengelola Usaha Unila, Mustofa Hendi, mengatakan, pembongkaran terpaksa dilakukan, karena bagi hasil dari panen melon yang didapat pihak Unila tidak sesuai dengan harapan, maka pihak kampus berencana akan menambah varietas umum jenis sayuran, seperti cabe – cabean dan terung terungan.

Baca Juga:  Penumpang Gelap Pesawat Citilink di Bandara Radin Inten II Lampung Dilempar Hingga Diseret

“Hasil yang tidak memuaskan dari penanaman melon tersebut, didapati setelah diadakan perhitungan dalam evaluasi setelah panen. Sehingga varietas tanaman yang baru dan lebih umum diputuskan untuk ditanam pada awal Desember mendatang,” jelas Mustofa Hendi, Senin (23/11).

Diketahui, agrowisata tengah kota ini, telah dimulai garapannya pada Juli 2020 kemarin dan dibuka untuk umum pada September lalu dengan biaya tiket masuk sebesar Rp10 ribu per orang.

Dikebun wisata yang memiliki konsep petik sendiri tersebut, masyarakat dapat memanen dan membawa pulang melon pilihannya, dengan dikenakan biaya sebesar sepuluh hingga dua puluh lima ribu per kilogramnya.

Namun, belum genap dua bulan setelah launchingnya, kebun melon ini harus dibongkar kembali karena ketidak puasan pihak Universitas Lampung dari hasil yang diterimanya.(NUS)

Baca Juga:  Pasca Tanda Tangan Palsu, Ruang Staf Komisi I dan Sekwan DPRD Lampung Kosong
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top