Politik

Hasil Sementara, Pasangan Kuswanto-Kusnomo Unggul di Pilkada Purworejo

Juru bicara pasangan nomor urut 02 Kuswanto-Kusnomo (Bung Tomo), R. Muhammad Abdullah/MAS

Suluh.co – Juru bicara pasangan nomor urut 02 Kuswanto-Kusnomo (Bung Tomo), R. Muhammad Abdullah, menyatakan unggul dalam perolehan sementara.

Hasil itu, melalui perhitungan perolehan sementara yang dilakukan oleh Tim Pemenangan Bung Tomo.

“Hasil perhitungan sementara Bung Tomo unggul 131 suara, dari paslon 03 Bastian-Yuli yang mendapat 143.218 suara, sedangkan suara Bung Tomo mencapai 143.349 suara,” jelas dia, saat konferensi pers di posko pemenangan Bung Tomo, Kamis (10/12).

Sementara, pasangan nomor urut 01 Agustinus-Kabuli mendapat 115.446 suara.

Kendati demikian, data tersebut belum genap 100 persen. Pihaknya baru menyelesaikan perhitungan 1.879 dari 1901 TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Baca Juga:  Tim Mustafa-Ahmad Jajuli Tak Hiraukan Survey Rakata Institute

Terkait dengan penyelenggaraan Pilkada Purworejo 2020, kata Abdullah, pasangan nomor 02 juga menyesalkan adanya temuan dugaan politik uang.

Pihaknya juga mencurigai adanya kejanggalan hasil pemungutan suara di salah satu kecamatan yang dinilai kurang wajar.

Abdullah menyatakan, Tim Pemenangan Bung Tomo, akan menghormati hasil apapun, yang nantinya akan diumumkan oleh KPU.

Namun tidak menutup kemungkinan, jika terdapat kejanggalan atau kecurangan disertai bukti yang kuat, pihaknya akan menempuh jalur hukum.

Abdullah mewakili seluruh tim pemenangan Bung Tomo, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Purworejo, khususnya bagi para pendukung Kuswanto-Kusnomo.

Ia juga menyesalkan ada deklarasi kemenangan yang dilakukan oleh petahana Bastian-Yuli usai digelar 9 Desember kemarin.

Baca Juga:  PPP Optimis Paslon Ridho Bachtiar Mendulang Suara di Lamtim

“Jika ada (salah satu) calon yang mendeklarasikan kemenangan itu mengintervensi moril penyelenggara (KPU) dan bentuk arogansi,” tegasnya.

Seharusnya masing-masing kandidat menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU, selaku penyelenggara pemilu.

Pasalnya, jika mendasarkan perhitungan dari saksi masing-masing calon, berpotensi kesalahan.(Mahestya Andi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top