Daerah

Ganjar Pranowo Apresiasi Pagelaran “Napas Juang” Branding Purworejo Kota Pejuang

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di acara semarak peringatan Hari Pahlawan 2019, di GOR WR Soepratman Purworejo/MAS

PURWOREJO – Di tengah semarak peringatan Hari Pahlawan 2019, di GOR WR Soepratman Purworejo. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyempatkan hadir usai memimpin upacara Hari Pahlawan Tingkat Jawa Tengah, di Desa Wareng, Kecamatan Butuh, Senin (10/11).

Pagelaran berlangsung meriah ini disaksikan seribuan tamu undangan berbagai unsur, mulai dari pejabat pemerintahan, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, perwakilan MG lintas angkatan, hingga komunitas.

Tampak pula Kasubdit Program Evaluasi dan Dokumentasi Direktorat Kesenian Kemendikbud RI Kuat Prihatin, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Ketua DPRD Dion Agasi Setiabudi, Forkopimda, sejumlah petinggi partai, dan kepala OPD di Kabupaten Purworejo.

Baca Juga:  Kurmaba, Rujukan Jajanan Sehat Khas Haji & Umroh Purworejo

Ganjar Pranowo saat menghadiri pagelaran tersebut disuguhkan dengan pertunjukan dari ratusan seniman lintas generasi yang tergabung dalam Sanggar Tari Prigel, yang tampil memukau lewat pagelaran kolosal berjudul Napas Juang.

Ganjar Pranowo, menyatakan, bahwa Purworejo layak menjadi kota pejuang, mengingat banyaknya pahlawan nasional kelahiran Purworejo, seperti WR Soepratman.

Hal itu harus menjadi motivasi, khususnya generasi muda, untuk membangun Purworejo.

“Purworejo akan mendapatkan manfaat pertama dari adanya bandara YIA, karena menjadi daerah penyangga. Diharapkan semua diaspora bisa membantu, pemuda harus bisa mengangkat potensi,” tegasnya.

Ganjar juga memberikan apresiasi atas kreativitas peringatan Hari Pahlawan yang digelar. Salah satu yang menjadi pusat perhatiannya yakni penampilan sosok penyanyi cilik dengan suara merdunya. Ganjar pun memberikan hadiah sepeda.

Semarak peringatan Hari Pahlawan 2019, di GOR WR Soepratman Purworejo/MAS

Sementara itu, Sekretaris Menpan-RB, Dwi Wahyu Atmaji, mengungkapkan, bahwa pagelaran kali ini menjadi tindak lanjut deklarasi Purworejo Kota Pejuang yang dilakukan saat Napak Tilas Perjuangan Tentara Pelajar pada 11 November 2018 lalu.

Baca Juga:  Karang Taruna Desa Tanjunganom Bantu Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Harapannya, branding Purworejo Kota pejuang dapat terus menggelora dan menjadi motivasi masyarakat untuk meneladani semangat para pahlawanan dalam berjuang membangun bangsa.

“Ini menjadi bagian untuk memotivasi pembangunan di Kabupaten Purworejo pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ungkapnya.(MAS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top