Nasional

Fachrul Razi, Veteran Jenderal TNI Pertama yang dipanggil Jokowi

Jenderal TNI Purn Fachrul Razi SIP SH MH. | dok

BANDAR LAMPUNG – Ketua Umum DPP Perhimpunan Bravo-5 Jenderal TNI Purn Fachrul Razi SIP SH MH menjadi veteran jenderal TNI pertama pemakai kemeja putih, simbolisasi identifikasi para tokoh ‘calon menteri’ yang dipanggil secara khusus oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/10).

Kelahiran Banda Aceh, 26 Juli 1947 lulusan Akademi Militer 1970 ini, tentara infanteri tulen, teman satu angkatan mantan Menko Kemaritiman Jenderal TNI (HOR) Purn Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).

Mengakhiri karir keprajuritannya sebagai Wakil Panglima TNI di era kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (1999-2000), Fachrul pernah aktif berpolitik di DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) besutan mantan Panglima TNI era Kabinet Reformasi Habibie dan Menko Polhukam pengganti Luhut di era Kabinet Kerja Jokowi, Jenderal TNI Purn Wiranto.

Baca Juga:  Hariyadi Sukamdani Sebut Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Andalan Presiden Jokowi

Secara hitung mundur, Fachrul baru saja usai sukses menghela transformasi organisasi Bravo-5 menjadi ormas pada Rakernas III Bravo-5 bertema “Merajut Persatuan dan Mendukung Pembangunan untuk Indonesia Maju”, di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, 23-24 Agustus 2019, guna terus mengawal duet kepemimpinan Jokowi-KH Ma’ruf Amin hingga 2024.

Mantan Sekjen Dephan (1999) ini sukses memimpin pertempuran kandidasi elektoral pilpres 2019 di salah satu organ klandestin relawan pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin besutan LBP sejak pilpres 2014 itu, yang kemudian digantikan posisinya oleh Fachrul.

Berturut-turut, jabatan kemiliteran Fachrul sebelumnya diantaranya Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) Lintas Udara 17 Kujang 1 Kostrad, Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) VII/Wirabuana, dan Gubernur Akademi Militer (Akmil) 1996-1997.

Baca Juga:  Kemenpar Dukung Pembukaan Wonderful Indonesia Restoran di Tiongkok

Lalu, pernah jadi Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Kasum ABRI) pada 1997-1998, dan Kasum ABRI (1998-1999).

Kini, selain memimpin ormas Bravo-5, dia masih tercatat sebagai Komisaris Utama di BUMN PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, sejak diangkat 7 Oktober 2015 berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

Meraih gelar S1 Ilmu Sosial Ilmu Politik dari Universitas Terbuka (1995) dan S1 Hukum dari Perguruan Tinggi Hukum Militer (PTHM) pada 1997, Fachrul lanjut hingga rampung gelar S2 Hukum Pascasarjana PTHM (2002) dan kandidat S3 dari Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Jakarta.

Fachrul menempati berbagai posisi kunci di beberapa perusahaan, seperti Komisaris Holding Company pada PT Toba Sejahtera (2005-sekarang) dan Komisaris Utama CP Prima (2010-sekarang).

Baca Juga:  Ini Kegiatan Presiden Jokowi Di Dharmasraya

Turut memantau dari pelbagai pemberitaan media massa, Ketua DPD Perhimpunan Bravo-5 Lampung Dr Andi Desfiandi MA, Selasa (22/10/2019) mendoakan ketua umumnya itu amanah. “InsyaAllah,” singkat Andi, yang kini juga Ketua Bidang Ekonomi DPP Perhimpunan Bravo-5.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top