Modus

Dugaan Pemotongan Insentif Kelurahan Pahoman Dipolisikan

LBH Bandar Lampung, mendampingi warga Kelurahan Pahoman, mengadukan dugaan pemotongan insentif akseptor keluarga berencana ke Polresta setempat/JO

BANDAR LAMPUNG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, mendampingi warga Kelurahan Pahoman, mengadukan dugaan pemotongan insentif akseptor keluarga berencana ke Polresta setempat, Kamis (24/10).

Aduan ini meliputi insentif Sub BKB, Poskeskel dan Posyandu, yang bersumber dari APBD Kota Bandar Lampung, dengan nilai pemotongan mencapai Rp10 juta.

Suma Indra, anggota LBH Bandar Lampung Bidang Ekosob, menyatakan, penyaluran insentif yang bersumber dari APBD seharusnya mendapatkan pengawasan.

“Kami juga mengadukan adanya dugaan pelanggaran administrasi ke Ombudsman Lampung,” kata Suma Indra.

Pada sisi lain, Ombudsman Lampung juga menjadwalkan pemanggilan kepada stakeholder yang telah dilaporkan LBH  untuk mendalami dugaan maladministrasi.

Baca Juga:  Daniel Marsudi Antisipasi Pemangkasan Insentif Guru Honor

Berdasarkan hasil koordinasi bersama Polresta Bandar Lampung, pihak terlapor Lurah Pahoman Teguh Jayadi dan salah satu kader Sub BKB Yeni Bastian, sudah menjalani pemeriksaan sehari sebelumnya.

Enam warga pahoman yang mengadukan dugaan tindak pidana korupsi ini, langsung menjalani pemeriksaan di Unit Tipikor Polresta setempat.

Sebelumnya, mereka berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer dari kediamannya masing-masing ke Mapolresta Bandar Lampung.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top