Daerah

Ditengah Pandemi Corona, Kunker DPRD Lampura ke Sumsel Diduga Fiktif

Sekretaris DPRD Lampung Utara, Adri/PLY

LAMPUNG UTARA – Kunjungan kerja 45 anggota DPRD Lampung Utara (Lampura) beserta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) ke Sumatera Selatan, diduga fiktif.

Pasalnya, kunker yang menelan anggaran hingga Rp560 juta ini, tidak diikuti oleh semua anggota wakil rakyat. Padahal, Sekretaris DPRD Lampura Adri, mengakui telah menandatangani surat perjalanan dinas untuk 45 anggota dewan dan 20 staf teknis pendamping.

Selain itu, kunker tersebut tidak mengindahkan surat edaran gubernur dan Plt Bupati Lampung Utara, tentang upaya pencegahan virus corona. Dimana para satuan kerja dan organisasi perangkat daerah tidak melaksanakan kegiatan rapat dan pengumpulan massa dari tanggal 17 sampai dengan 29 Maret 2020.

Baca Juga:  MUI Tulang Bawang Dukung ACT Lampung Bantu Palestina

“Saya tidak tahu ada berapa anggota dewan yang lakukan kunker ke Provinsi Sumatera Selatan. Hanya menandatangani surat perjalanan dinas saja. Kalau jumlah yang tidak ikut bisa langsung tanyakan ke ketua DPRD,” ujar Adri, Kamis (26/3).

Anggaran kunker yang menelan dana hingga setengah milyar rupiah ini, turut dibenarkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, melalui Bidang Perbendaharaan Bagian Verifikasi dan Pengeluaran Kas, Sukma.

“Untuk anggaran sekretariatan DPRD Lampura telah cairkan pada tanggal 11 Maret 2020, secara glondongan,” singkat Sukma.

Diketahui, DPRD Lampura melakukan kunker ke DPRD Prabumulih dan DPRD Kayu Agung, Provinsi Sumatera Selatan, selama empat hari mulai dari tanggal 18 hingga 21 Maret 2020.(PLY/TIM)

Baca Juga:  KBIH Fasilitasi Jemaah Haji Bayar Dam
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top