Modus

Diskominfo Lampura Catut Nama Media Suluh.co, Rugikan Hingga Puluhan Juta

Rekening koran KC Bank Lampung Kotabumi/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Oknum ASN di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), kedapatan mencatut nama media online suluh.co dengan dalih pembayaran kerjasama yang mencapai puluhan juta rupiah melalui KC (Kantor Cabang) Bank Lampung Kotabumi.

Padahal, media suluh.co dibawah naungan PT. Suluh Media Indonesia yang berdomisili di Kota Bandar Lampung, tidak pernah melakukan kerjasama atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pemkab Lampung Utara (Diskominfo) dan Sekretariat DPRD Kabupaten Lampura. Baik kerjasama secara kelembagaam maupun individu.

Berdasarkan data rekening Koran dari KC Bank Lampung Kotabumi, Lampura, diketahui jika ada dana yang ditransfer oleh oknum Diskominfo ke nasabah atas nama Niko Andika AL, warga Jalur II Kota Alam No.03, yang didalamnya juga terdapat setoran tunai ke suluh.co sebanyak tiga kali dengan total mencapai Rp22 juta.

Dengan rincian, pada periode pertama tanggal 25 Juli 2019 sebesar Rp8 juta, periode dua tanggal 11 November 2019 sebesar Rp8 juta, dan periode ketiga pada tanggal 27 Desember 2019 sebesar Rp6 juta.

Baca Juga:  Pelecehan Seksual, Polda Lampung Segera Tetapkan Status Oknum Dosen UIN Raden Intan Lampung

Berdasarkan informasi data tersebut, maka PT. Suluh Media Indonesia (suluh.co) dengan tegas menyampaikan, bahwa PT. Suluh Media Indonesia tidak pernah menerima dana tersebut dalam bentuk cash ataupun transfer.

Bahwa PT. Suluh Media Indonesia tidak pernah melakukan kesepakatan kerjasama baik dengan pemerintah kabupaten Lampung Utara maupun DPRD Kabupaten Lampung Utara dengan nominal-nominal tersebut.

Bahwa PT. Suluh Media Indonesia dengan tegas akan menempuh jalur hukum apabila ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab dan secara sadar melakukan hal-hal yang merugikan baik secara materiil dan non materiil.

Bahwa PT. Suluh Media Indonesia menuntut klarifikasi secara tertulis kepada instansi terkait yang telah mencatut nama PT. Suluh Media Indonesia dengan melakukan hal-hal yang merugikan, selambat-lambatnya 3×24 jam sejak surat klarifikasi ini diterima.

Baca Juga:  Pemkab Lampura Jalin Interaksi Antar ASN Lewat Senam Pagi

Bahwa PT. Suluh Media Indonesia menuntut untuk diusut tuntas tindak indikasi korupsi yang menyertakan nama PT. Suluh Media Indonesia yang tentu kami merasa dirugikan.

Terkait permasalahan tersebut, Plt Kadis Kominfo Lampura, Sanny Lumi, mengaku, pihaknya merasa kecolongan dan dibohongi dengan pemalsuan tersebut.

Sanny mengatakan, akan secepatnya menyelidiki dengan BPD (Badan Pendapatan Daerah), karena transferan itu ditarik melalui ATM.

“Nanti saya juga tanyakan ke bawah jajaran, terkait dengan dokumen kerjasama media suluh.co. Saya harus tahu siapa yang tanda tangan. Saya juga ingin tahu siapa orangnnya yang melakukan penarikan uang. Sedangkan yang punya nomor rekening tidak pernah merasa,” kata Sanny, Selasa (21/4) malam.

Sebelum mengambil langkah hukum, Sanny meminta agar para pimpinan di PT. Suluh Media Indonesia untuk memberikan waktu sebentar. Pasalnya, ia ingin melakukan komunikasi dengan Kepala BPD hingga mencari dokumen terkait permasalahan pencatutan nama.

Baca Juga:  Resah & Trauma, Keluarga Andi Arief Kunjungi Polda Lampung

“Saya memang belum sempat bicara dengan staf dibawah, kenapa hal ini bisa terjadi. Padahal yang bersangkutan tidak punya ATM, tetapi proses penarikan di Bank Lampung lewat ATM. Nanti saya komunikasi dulu, sebelum kita ke ranah yang lain,” papar Sanny.

Untuk diketahui PT Suluh Media Indonesia (suluh.co), salah satu grup dari PT Fajar Intermedia Utama, yang membawahi SKH Fajar Sumatera dan fajarsumatera.co.id.(SUL)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top