Modus

Dirlantas Sebut JTTS Masih Minim Penerangan dan Tikungan Bergelombang

Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kecelakaan maut yang merenggut empat korban jiwa di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kilometer 96 Ruas Terbanggi Besar-Bakauheni, Natar/Net

BANDAR LAMPUNG – Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kecelakaan maut yang merenggut empat korban jiwa di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kilometer 96 Ruas Terbanggi Besar-Bakauheni, Natar, Lampung.

Selain kelalaian pengemudi, juga ditemukan minimnya fasilitas penerangan dan kontur jalan yang bergelombang di jalur menikung tersebut.

Olah TKP ini dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan maut yang menyebabkan mobil sedan terbakar dan merenggut empat korban jiwa meninggal dunia dan dua orang terluka.

Baca Juga:  Rela Tidak Pulang Demi Layani Pemudik

Dilokasi, polisi memeriksa bekas pengereman mobil sedan sebelum menabrak bagian belakang truk.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi memastikan persitiwa kecelakaan maut ini terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil sedan, yang diduga mengantuk saat  berkendara dengan kecepatan tinggi.

Sopir mobil sedan itu hilang kendali sehingga menabrak truk fuso di depannya dan mengakibatkan minibus terbakar di lokasi kejadian.

Akibatnya, empat orang tewas di tempat dalam kejadian tersebut dan dua orang mengalami luka. Sedangkan sopir truk bernama Dani Ismanto warga Padangratu, Lampung Tengah, diamankan petugas kepolisian.

Empat orang atas nama Hadi Prayitno, Elisabeth Yona, Kris, serta Mikail, meninggal dunia setelah terbakar didalam mobil. Ke-empat orang tewas dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Bandar Lampung.

Baca Juga:  Dapat Kucuran Dana, HK Percepat Penyelesaian JTTS

Sementara dua korban luka lainnya Pricillia (9 tahun) dan Vania (2 tahun) sudah kembali dan sempat menghadiri pemakaman orangtuanya usai menjalani perawatan di RSUD Mardi Waluyo, Metro.

Selain itu, Kasubdit Gakum  Ditlantas Polda Lampung, Kompol Agung Roy, menyebut ada faktor lain yang dianggap menjadi penyebabnya.

Yaitu masih minimnya fasilitas penerangan serta kondisi jalan tol yang bergelombang dan menikung di lokasi kejadian.

“Ditlantas masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui pasti penyebab terjadinya kecelakaan maut yang menewaskan satu keluarga ini,” ungkap Kompol Agung Roy, Senin (21/10).

Sementara, empat korban meninggal dunia yang merupakan satu keluarga ini telah dimakamkan pihak keluarga di kampung halamannya di Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara.(TS)

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Lampung Mewajibkan JTTS Melengkapi Sarana Penunjang
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top