Modus

Dipukul hingga Dicekik, Fitria Laporkan Suami ke Polisi

Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Fitria (31 Tahun), ibu rumah tangga warga Perumahan Puskud, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung/TOM

BANDAR LAMPUNG – Tak tahan menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Fitria (31 Tahun), ibu rumah tangga warga Perumahan Puskud, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, melaporkan suaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bandar Lampung, Rabu (25/11).

Kedatangan ibu tiga orang anak ke Polresta Bandar Lampung ini, untuk melaporkan suaminya Fahmi, yang kerap melakukan aksi kekerasan terhadap dirinya.

Dalam laporannya, korban mengaku menjadi korban KDRT yang dilakukan suaminya sendiri sejak lima tahun terakhir.

Menurut Fitria, aksi kekerasan yang dilakukan suaminya lantaran dipicu persoalan ekonomi rumah tangga.

Baca Juga:  Oknum Kades dan Pegawai Honorer Kedapatan Pesta Sabu

Bahkan sejak suaminya tidak lagi bekerja selama lima bulan terakhir, dirnya kerap kali dianiaya dengan tuduhan berselingkuh dengan laki laki lain.

Puncaknya pada hari Selasa (24/11) kemarin, Fahmi kembali menganiaya dengan cara memukuli dan mencekiknya hingga nyaris pingsan.

“Saya sudah tidak tahan dengan perlakuannya. Untuk itu saya memberanikan diri untuk melapor ke polisi,” kata Fitria, korban KDRT.

Usai membuat laporannya ke SPKT Polresta Bandar Lampung, korban kemudian dilakukan pemeriksaan di ruang unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

Polisi sejauh ini masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap korban, serta meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Lawan Covid-19, Firmansyah-Bustomi Bagikan Ratusan Masker Gratis

Jika terbukti bersalah, sang suami bakal dijerat polisi dengan Undang Undang tentang kekerasan dalam rumah tangga, serta terancam hukuman selama 10 tahun kurungan penjara.(TOM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top