Daerah

Didampingi Firli Bahuri, Tjahjo Kumolo Beri Penghargaan ke Jaksa Agung RI Burhanuddin

MenPAN RB, Tjahjo Kumolo, didampingi oleh Ketua KPK, Firli Bahuri, memberikan penghargaan kepada Jaksa Agung RI, Burhanuddin sebagai 10 pemimpin perubahan/pemimpin kementerian/lembaga yang berhasil membangun zona integritas di wilayah kerjanya masing-masing/Istimewa

Suluh.co – Wakil Presiden RI, Maruf Amin dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, memberikan apresiasi dan penganugerahan Zona Integritas (ZI) untuk mewujudkan Indonesia bebas korupsi kepada 50 (limapuluh) Satuan Kerja (Satker) Kejaksaan RI pada Senin (21/12.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para peraih penghargaan atas keberhasilannya membangun zona integritas di lingkungan unit kerja strategis,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amien saat memberikan sambutannya.

Wapres berpesan, penghargaan ini akan menjadi contoh bagi kementerian atau lembaga dan kepala daerah lain, prinsip integritas di instansi pemerintah dinilai penting karena dapat mencegah penyimpangan kewenangan dan perilaku koruptif  dan semakin baiknya integritas birokrasi maka akan memperkuat public trust dalam pelayanan publik kepada masyarakat.

Baca Juga:  Jelang Ramadan, IWO & Kejari Way Kanan Bagikan APD  

Disaat yang sama, MenPAN RB, Tjahjo Kumolo, didampingi oleh Ketua KPK, Firli Bahuri, memberikan penghargaan kepada Jaksa Agung RI, Burhanuddin sebagai 10 pemimpin perubahan/pemimpin kementerian/lembaga yang berhasil membangun zona integritas di wilayah kerjanya masing-masing.

Sehingga mendapatkan predikat Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yaitu di antaranya:

  1. Menteri Keuangan (214 unit penghargaan)
  2. Ketua Mahkamah Agung (MA) (94 unit penghargaan)
  3. Menteri Hukum dan HAM (83 unit penghargaan)
  4. Jaksa Agung (50 unit penghargaan)
  5. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (45 unit penghargaan)
  6. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (17 unit penghargaan)
  7. Kepala Badan Pusat Statistik (16 unit penghargaan)
  8. Menteri Perhubungan (14 unit penghargaan)
  9. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (12 unit penghargaan)
  10. Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (12 unit penghargaan)

Penyerahan apresiasi dan penganugerahan zona integritas kepada 50 satuan kerja Kejaksaan RI dilakukan secara virtual.

Yakni untuk tingkat pusat sebanyak satu ialah Jaksa Agung Muda Tindak PIdana Umum (WBK) yang diterima oleh Fadil Zumhana (Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum).

Baca Juga:  Kejaksaan Agung Tangani Kasus PT Asabri

Sedangkan ditingkat provinsi terdapat 6 (enam) Kejaksaan Tinggi yang terbagi menjadi tiga Kejaksaan Tinggi (Kejati) menerima predikat WBBM yakni, Kejati Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Serta tiga Kejaksaan Tinggi (Kejati) menerima predikat WBK antara lain, Kejati DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Banten.

Untuk satuan kerja Kejaksaan RI di tingkat kota/kabupaten tercatat sebanyak 43 yang memperoleh apresiasi dan penganugerahan Zona Integritas.

Diantaranya enam Kejaksaan Negeri (Kejari) penerima predikat WBBM yakni, Kejari Badung, Jember, Kepulauan Sangihe, Kota Mojokerto, Kuantan Sangingi, dan Pekanbaru.

Serta  37 Kejaksaan Negeri (Kejari) penerima predikat WBK antara lain, Bangka Barat, Barito Timur, Batang, Bengkulu Utara, Berau, Bojonegoro, Dairi, Depok, Gunung Kidul, Jakarta Barat, Jambi, Jeneponto, Kabupaten Madiun, Kabupaten Tasikmalaya, Karanganyar, Kepahiang, Kota Pekalongan, Kota Probolinggo, Magetan, Maros, Merauke, Muko-Muko, Ngawi, Pacitan, Prabumulih, Pulang Pisau, Purwokerto, Salatiga, Sambas, Sintang, Sumbawa Barat, Tabanan, Tanjung Pinang, Ternate, Tidore Kepulauan, Tulungagung, dan Wonosobo.

Baca Juga:  Direktur PT Jasa Marga Temui Jaksa Agung Burhanuddin

Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah predikat yang diberikan kepada satuan kerja yang memenuhi sebagian besar program manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja.

Sedangkan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah predikat yang diberikan kepada Satuan Kerja yang memenuhi sebagian besar program manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja dan penguatan kualitas pelayanan publik.(SUL.HMS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top