Daerah

Dandim 0429 Lamtim Ajak Komunitas Trail Cegah Karhutla

Dandim 0429 Lamtim ajak Komunitas Trail Alta cegah karhutla/ALI

LAMPUNG TIMUR – Komandan Kodim 0429 Lampung Timur, Letkol Kav. Muhammad Darwis, mengajak Komunitas Trail Asosiasi Lampung Timur Trail Adventure (ALTA) untuk patroli wilayah dalam rangka antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di wilayah TNWK Resort II  Susukan, Desa Rantau Jaya Udik 2, Kecamatan Sukadana, Selasa (24/9).

Puluhan Komunitas Alta ini turut mendampingi Dandim menyusuri rute patroli yang menempuh jarak lebih kurang sejauh 33 Km tersebut, yang menghabiskan waktu sekitar 3,5 jam perjalanan.

Letkol Kav. Muhammad Darwis mengatakan, kegiatan patroli ini untuk melihat langsung wilayah teritorial Kodim 0429 Lamtim, sekaligus menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan.

Baca Juga:  Duta Kesehatan dan Duta Bersih Narkoba Lampung Diminta Ada Peningkatan Upaya

“Pencegahan karhutla melalui himbauan dan pemasangan banner merupakan kegiatan awal yang paling penting dalam pengendalian kebakaran dan merupakan pekerjaan yang harus dilakukan secara terus-menerus,” jelas lulusan Akademi Militer Tahun 2001 itu.

Lanjut Dandim, bencana karhutla merupakan permasalahan serius yang harus dicegah bersama-sama. Pasalnya, karhutla di Indonesia pada saat ini dapat dipandang sebagai peristiwa nasional.

“Hal itu disebabkan karena dampak dari karhutla sudah menjalar ke negara tetangga,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Purbolinggo, Amir Hamzah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI, khusunya Kodim 0429 Lamtim yang dipimpin langsung oleh Dandim untuk melaksanakan kegiatan patroli bersama dalam rangka untuk pencegahan karhuta.

Baca Juga:  Buat Surat Izin BPKP di Pesawaran Gratis

“Semoga bisa ditingkatkan, sehingga oknum yang tidak bertanggung jawab berfikir seribu kali untuk membakar baik hutan maupun lahan,” harap Amir.

Ditempat yang sama, perwakilan dari Komunitas Trail Alta, Indra Airlangga, ikut mengapresiasi atas kegiatan patroli bersama ini. Pasalnya hutan adalah paru-paru dunia.

“Dengan terpeliharanya hutan, desa akan ikut merasa aman, karena jika hutan dan lahan habis terbakar serta gundul, maka hewan bisa keluar ke pemukiman penduduk, terutama desa dekat dengan Kawasan Way Kambas,” kata Indra.(ALI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top