Bandar Lampung

Bos Junaedi Semringah, Pembukaan Cabang ke-13 RM Minang Indah Meriah

Founder/CEO RM Minang Indah, Junaedi, bersama Wakil Walikota Bandarlampung Deddy Amarullah (kiri). Sekda Kota Bandarlampung Badri Tamam, saat resmi membuka beroperasinya pembukaan cabang ke-13 RM Minang Indah, Jl Zainal Abidin Pagar Alam 41, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandarlampung, Kamis (4/3/2021). | Foto: Kolase by Inshot/Minang Indah

Suluh.co — Sekira lima jam lebih lamanya, wajah founder/CEO Rumah Makan (RM) Minang Indah Grup Bandarlampung, Junaedi, tak hentinya merona. Semringah, sepanjang jalannya pembukaan cabang ke-13, RM Minang Indah, Jl Zainal Abidin Pagar Alam 41, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandarlampung, Kamis (4/3/2021).

Sejak tetamu terbatas dibawah pandu ketat protokol kesehatan cegah kendali COVID-19 berdatangan ke lokasi tepi jalan utama, dua langkah sebelah kantor Gapensi Lampung, sepersiulan seberang kampus Universitas Mitra (Umitra) Indonesia, pukul 9 pagi. Hingga usai sekira pukul 14.30 WIB.

Putra kedua Junaedi, Zulfikry Abdul Qodir (9) mengawali prosesi. Bocah sembilan tahun ini khidmat melantunkan ayat suci al-Quran Surat Ali Imron ayat 1-5. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung Badri Tamam, didaulat untuk berpidato mewakili Walikota Bandarlampung Eva Dwiana.

Turut mendampingi, Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel TNI Roland Fernandes, Kepala Kejaksaan Negeri Bandarlampung Abdullah Noer Deny, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia/Hipmikimdo Lampung Rosyid Effendy, Ketua DPD Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung Ary Meizari Alfian.

Juga, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Bandarlampung/pemilik Baitul Jannah Islamic School Sugirianto, dan Koordinator Komunitas Pengusaha dan Konsumen (Kompak) Lampung Budiono Syahputro.

Sekdakot Badri Tamam mengapresiasi. Dia memuji ketekunan Junaedi, berharap agar pengusaha sukses itu mengutamakan warga Bandarlampung sebagai tenaga kerja. Badri juga tak lupa menyemangati, semoga buka cabang tersebut tidak menjadi yang terakhir.

Kajari Abdullah, didaulat menggunting pita. Tepuk tangan membahana. Diakhiri makan siang dan foto bersama. Terpaut beberapa lama, Wakil Walikota Bandarlampung Deddy Amarullah, hadir sekira pukul 11.45 WIB.

Bergantian hadir mengucapkan selamat dan sukses, Ketua Yayasan Alfian Husin, Andi Desfiandi, dan Direktur Badan Pengelolaan Usaha (BPU) Unila, Mustofa Endi Saputra Hasibuan. Andi-Endi, eks ketua-sekretaris Bravo Lima Lampung, saat ini didapuk unsur dewan penasihat DPD PBL Lampung ini juga sekaligus ketua-sekretaris LPNU (Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama) Lampung.

Kompatriot Junaedi yang juga Ketua Bidang Pengembangan Usaha DPD PBL Lampung ini pun tampak hadir. Diantaranya, notaris/wakil sekretaris II Endang Aprilia, advokat/kabid hukum Anthon Ferdiansyah, anggota bidang keagamaan Eva Yulis Setyorini, ketua bidang kepemudaan DPD PBL Lampung Deni Haddad juga stafsus Bupati Pesawaran, dan sekretaris PBL Pesawaran Oktiyas Nugraha.

Hadir pula, pemilik Apotik Alifa, Muhammad Ajie Munawwar, Dhea Puspa Mandiri, dan pebisnis milenial lensa kontak Desi Yana Febiyola, anggota bidang sosial politik DPD PBL Lampung. Serta Ali, bos Ali Computer.

Pantauan, sejumlah karangan bunga ucapan selamat dan sukses atas peluncuran cabang ditengah masih sulitnya situasi ekonomi akibat efek ganas dampak pandemi setahun ini, nampak berjejer rapi di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Rabu Mendatang

Antara lain, berasal dari anggota DPR/MPR Fraksi PKB yang juga Ketua Kadin Lampung dan Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Lampung M Kadafi, Wakil Walikota Bandarlampung Deddy Amarullah, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Ketua Yayasan Alfian Husin Andi Desfiandi, anggota DPRD Lampung Fraksi PDI Perjuangan Nurhasanah, Ketua DPD Hipmikimdo Lampung Rosyid Effendy, Ketua Hipmikimdo Pesawaran Herdiansyah.

Tak ketinggalan, komunitas pehobi Pajero Indonesia One Chapter Krakatau Lampung, anggota bidang luar negeri PBL Lampung/dokter musisi Aldo Aprizo, pemilik Vania Florist/Sekretaris Asosiasi Sanggar Bunga Bandarlampung (ASBL) Ismuliadi Zakaria, dan pengusaha rangka baja/wakabid sospol PBL Lampung I Gede Budi Artana.

Ada pula Toko Padi Unggul Tanjungkarang, PP Permata, Dwi Sutanti, supplier daging sapi Suwandi, supplier daging ayam Lutfi, pengusaha besi tua Nuryadin, Alicom, Omega Aluminium, RM Embun Pagi Raya. Yang unik, ada pula karangan bunga yang tertera berasal dari “Anak Cucu Cicit Mbah Wasilem” dan “Anak Cucu Cicit Mbah Jaya”.

Kreatif, Junaedi juga mengabadikan ucapan tertulis tetamu, pada sebidang styrofoam ukuran kertas A4. “Semoga barokah, sukses dan maju, RM Minang Indah,” tulis Sekdakot Badri Tamam membubuhkan parafnya.

“Makanannya uennak.. Semoga bisa lebih berkembang lagi di seluruh Lampung,” tulis Kajari Abdullah. “Sukses selalu untuk RM Minang Indah,” tegas rapi Dandim Roland menulis tak kalah. Sugirianto, Ketua BWI Kota menggenapi indah. “Berdagang adalah pekerjaan sunatullah,” tulis sang bos Baitul Jannah.

“Congratulations. Selamat, sukses selalu,” tulis Ary Meizari Alfian. Dia tak lupa ngevlog.
Pantauan hingga petang, buka hari pertama,
langsung diserbu pengunjung juga menjadi jamak suasana, menyusul ke-12 cabang RM Minang Indah terdahulu.

Sebelumnya diwartakan, ditengah masih sulitnya situasi ekonomi dan kerasnya upaya pemulihan seiring dengan program vaksinasi nasional COVID-19 di Tanah Air, kabar baik ekspansi bisnis kembali diwarta-gelorakan oleh founder/CEO RM Minang Indah Grup Bandarlampung, Junaedi.

Secara keseluruhan, ini cabang usaha beda nama ke-17 milik bos resto Padang lulusan SMP yang viral setahun belakangan, warga Desa Bumisari, Natar, Lampung Selatan ini. Selain, tiga cabang RM Embun Pagi, dan satu RM Bakso Sido Mampir, Jl Ratu Dibalau, Way Kandis, Tanjungsenang, Bandarlampung.

Adapun cabang bernama Gedongmeneng ini digawangi oleh manajer Dasril Tanjung, juru masak andal kalangan rekannya Kota Tapis. Yang bakal siaga di 082175483668, hotline cabang ini. Dan langsung tergabung listing resto di aplikasi daring pesan antar makanan terbesar di dunia, Go-Food GoJek Indonesia.

“Kami buka tetap dengan perhatikan protokol kesehatan. Pengunjung dimohon tetap pakai masker, dilepas hanya saat makan minum dengan tetap jaga fisik duduk, kami sediakan peralatan cuci tangan lengkap. Ayo mampir,” undang Junaedi, Selasa (2/3/2021) siang.

Kendati terkendala kapasitas parkir hanya cukup untuk tiga mobil, namun bagi pehobi makan masakan Padang citarasa premium, ke tempat ini bukanlah penantian tiada akhir. Cabang ini buah sukses rintis karir bisnis Junaedi sejak usia 16 tahun saat merantau dari Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, kampung halamannya.

Baca Juga:  Dana Covid-19 Baru Terserap 50 Persen, Pemprov Lampung Fokus ke Kesehatan & Pendidikan

Untuk menu tersedia 1×24 jam, sama cabang Minang Indah lainnya. Dari ayam bakar, ayam goreng, asam padeh, rendang, sop daging, tunjang/kikil, udang sambal, ikan mas bakar, tongkol sambal, sampai gulai kepala simba.

Pengingat, Junaedi tergolong salah seorang pebisnis kuliner sukses yang sukses pula membukukan resep jitu kenapa usaha milik sendiri maupun waralaba bareng sejumlah sejawatnya di Bandarlampung dan Lampung Selatan ini, moncer. Apa itu? Dia setia pada sistem pola bagi hasil syariah berbasis kepercayaan dalam manajemen usahanya.

Meski sempat terengah digebuk pagebluk, bahkan mengaku sempat ketar-ketir di mula sergap pandemi, modalitas nyala-nyali pria petarung bisnis satu ini bikin dia, 150-an mitra karyawan, puluhan mitra rantai pasok bahan baku, serta keluarga besarnya, tak lagi kuatir. Senyumnya pun balik bersemi.

Setiap kali usai berkeliling meninjau progres cabang pertama, RM Minang Indah Batupuru di Jl Raya Batupuru, Merak Batin, Natar. Lalu disusul runut sesuai waktu berdiri, cabang kedua, Minang Indah Natar, di Jl Raya Merak Batin, Muara Putih, Natar (samping RS Natar Medika), cabang ke-3, Minang Indah BLPP, Jl Raden Gunawan (dekat BLPP Hajimena Natar) yang masuk teritori Lampung Selatan.

Lalu, cabang ke-4, Minang Indah Rajabasa, Jl Pramuka Rajabasa (seberang/depan SMPN 2 Bandarlampung), dan ke-5 Minang Indah Kemiling, Jl Cik Ditiro Kemiling (depan U-turn jalur dua ruko baru), serta ke-6 Minang Indah PU, Jl Pagar Alam Kedaton (simpang empat lampu merah Gang PU).

Cabang ke-7, Minang Indah Telukbetung, Jl Yos Sudarso (Kunyit) Telukbetung Selatan. Ke-8, Minang Indah Untung Suropati, di Jl Untung Suropati, Labuhanratu. Ke-9, Minang Indah Agus Salim, Jl H Agus Salim, Kelapa Tiga, Tanjungkarang Barat.

Khusus cabang ke-9, ialah kongsi franchise bareng rekannya, Ajie Munawar, pengusaha alkes pemilik Apotik Alifa, lokasi seberang RM, kiri traffic light simpang Agus Salim.

Senada cabang ke-10, Minang Indah Pagar Alam, Jl Pagar Alam (Gang PU), seberang parkir belakang UTI (Universitas Teknokrat Indonesia), dekat Masjid Al Hikmah, kongsi bisnisnya dengan politisi PKS anggota DPR, Ahmad Junaidi Auly.

Cabang ke-11, Minang Indah By Pass, Jl Soekarno-Hatta 109 samping Lampung Post, Rajabasa, beroperasi 10 Juni 2020 dan kini tengah ditutup sementara. Disusul cabang ke-12, beroperasi 15 Juli 2020, Jl Gajah Mada 49, Kotabaru, Tanjungkarang Timur.

Anak ke-3 empat bersaudara, lahir Desember 1975 ini juga terus mengejar target kelar dan kini masih fase pembangunan fisik gedung milik sendiri, bakal calon lokasi cabang ke-14 RM Minang Indah, atau cabang usaha ke-18. Ditengah suasana saat ini. Mantap jiwa.

Baca Juga:  Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Bandar Lampung Kompak Turun

Mengincar lokasi tepi jalan nasional, terletak di antara dua RM tenar bilangan Jalinsum, Desa Candimas, sebelum Bandara Raden Inten II Branti Raya, Natar. Dia memohon doa. “Candimas. Iya, lumayan panjang 16 (meter) lebar ke belakang 26 meter. Iya tanah sendiri. Doain ya,” ucapnya melalui pesan singkat, 28 November 2020 lalu.

Tanpa bermaksud jumawa angkat talu, ditilik sepintas lalu, efek berantai sosial ekonomi imbas buas situasi kahar pandemi COVID-19 yang menyerbu Indonesia saat ditemukenali kasus positif terkonfirmasi pertama 2 Maret 2020, setahun lalu, disusul merangsek ke Lampung saat ditemukenali serupa 14 Maret 2020, bagi Junaedi seperti tak berlaku.

Naluri petarung bisnisnya –rintis karir dari nol usai lulus tahun 1991 dari SMPN 1 Wangon, Jl Raya Utara 106 Mejingklak, Wangon, Banyumas, bekerja di RM Putra Minang, Jl Pluit Selatan 22 RT 01 RW 09, Penjaringan, Jakarta Utara, tiba injakkan kaki kali pertama di Lampung 1998, gonta-ganti majikan rumah makan hingga ambil langkah berani buka usaha sendiri 20 Februari 2009, terasah uji.

Bekerja baik, kombinasi khusyuk pinta doa malam, kombinasi otak kiri otak kanannya, sukses bimbing upaya serius berekspansi bisnis. Sederhana gak pake ribet, terukur, dan “everybody happy”. Semua senang.

Junaedi, super ulet pula berjejaring sosial. Selain aktif jadi Bendahara Rukun Kematian ‘Sadar’ Desa Bumisari, Natar. Dia Bendahara Hipmikimdo Lampung 2019-2023, anggota Pajero Indonesia One Chapter ‘Krakatau’ Lampung, dan Kabid Pengembangan Usaha DPD PBL Lampung 2020-2025.

Pamungkas, dia tak punya lagi kiat jitu dulangan sukses, kecuali “tiga jaga” dan satu kejar. “Tiga jaga” itu, khusus Minang Indah, jaga kualitas masakan, jaga kebersihan rumah makan, dan jaga kualitas pelayanan.

Dan satu kejar, asal dari petuah bijak bekas majikannya –guru pertama, saat dia pertama bekerja di RM di Pluit, Jakarta Utara. “Petuah bos pertama kerja dulu di Jakarta. Kejar untuk sukses kita, sebelum usia memasuki angka 50 tahun,” ungkap Junaedi, saat diwawancarai medio Mei 2020 lalu.

Sadar pentingnya bermunajat dan bersyukur, Junaedi, keluarga, mitra karyawan cabang serta perwakilan cabang lainnya, menggelar doa bersama sekaligus pemberian santunan bagi yatim piatu Panti Asuhan Darul Azkia, Way Halim Bandarlampung, Selasa petang.

Pembaca, apabila kebetulan tersapa admin suara aplikasi peta digital, saat melintasi lokasi dekat ke-18 cabang usaha Minang Indah Grup ini, tiada salahnya selain cicipi menu gadang masakan Padang racikan juru masak terbaik Junaedi, bisa berkesempatan menukil kata lain jurus suksesnya: berjibaku dan bertahan, dan kini turut jadi bagian yang berjaya di tengah pandemi. Seizin Tuhan.

 

 

Reporter : SUL/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top