Modus

BNN Ringkus 3 Pelaku asal Pesawaran, Miliki Sabu & Ekstasi

BNN Ringkus 3 Pelaku asal Pesawaran, Miliki Sabu & Ekstasi/Suluh/TOM

BANDAR LAMPUNG – Badan Narkotika Nasional  (BNN) Provinsi Lampung, meringkus tiga orang pria asal Tegineneng, Pesawaran, atas kepemilikan narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Dari tangan para tersangka petugas mendapatkan barang bukti yakni 16,5 kilogram sabu-sabu serta 8.966 pil ekstasi salah satu tersangka menyembunyikan sabu sabu di dalam kuburan yang berada di belakang rumahnya.

Dalam rekaman video amatir petugas badan narkotika nasional provinsi lampung ketika mendapatkan barang bukti sabu sabu sebanyak 4 kilogram di dalam sebuah makam.

Barang bukti tersebut di simpan oleh satu dari tiga tersangka atas kepemilikan narkotika jenis sabu dan ekstasi total dari penangkapan tiga tersangka yakni Sukirman (28), Eko (39) dan Suyoko (40) yang tercatat sebagai warga Tegineneng. Petugas mendapatkan barang bukti bukti sebanyak 16,5 kilogram dan 8966 pil ekstasi.

Baca Juga:  BNN Lampung Periksa Pegawai Rutan Way Hui

Kasus ini sendiri terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan terhadap jaringan narkoba asal Aceh, petugas yang akhirnya mendapatkan tiga nama tersangka akhirnya melakukan penangkapan ditiga lokasi berbeda pada Selasa malam lalu.

Di lokasi pertama yakni dikediaman Sukirman, petugas mendapatkan barang bukti 11 bungkus sabu-sabu dan tiga bungkus pil ekstasi yang dikemas didalam karung disimpan didalam tanah.

Kemudian dilokasi kedua petugas mendapatkan barang bukti 1 bungkus sabu sabu didalam rumah suyoko dilokasi terakhir yakni dirumah eko petugas mendapatkan barang bukti 4 bungkus sabu-sabu yang disimpan didalam makam.

Kepala BNNP Lampung Brigjen I Wayan Sukawiyana, menjelaskan ketiganya diberikan tindakan tegas terukur lantaran melakukan perlawanan kepada petugas.

Baca Juga:  Penangkapan Gembong Narkoba Gegerkan Warga Kedaton

“Dari penangkapan tiga tersangka pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap satu orang bernama dodo yang diakui sebagai pemilik barang,” katanya, Senin (27/7).

Sementara menurut pengakuan salah seorang tersangka dirinya menyembunyikan sabu sabu didalam makam lantaran tak ada tempat yang aman didalam rumah.

Atas perbuatan para tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 dan pasai 112 yang ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 undang-undang ri nomoro 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman penjara maksimal hukuman mati.(TOM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top