Modus

BNN Lampung Intercept 7 Ribu Inex dari Aceh, Pesanan 2 Napi Lapas Rajabasa

BNN Lampung Intercept 7 Ribu Inex dari Aceh, Pesanan 2 Napi Lapas Rajabasa/SUluh/TOM

BANDAR LAMPUNG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, meringkus empat orang jaringan pengedar narkoba lintas provinsi pada Minggu (27/6).

Narkoba jenis pil ekstasi yang dikirim seorang kurir dari Aceh tujuan Lampung ini, digagalkan petugas saat melintas di Jalur Tol Trans Sumatera ruas Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Dari pemeriksaan petugas, ribuan pil ekstasi ini dipesan oleh dua orang narapidana yang masih mendekam di balik Lapas Rajabasa, Kota Bandar Lampung.

Keduanya yakni berinisial ES (39) warga Meulaboh Provinsi Aceh, serta AR (34) warga Jagabaya, Bandar Lampung.

Mereka diringkus  saat hendak  menerima pesanan 7.000 pil ekstasi yang ditaksir bernilai Rp2,5 miliar.

Penangkapan terhadap jaringan narkoba lintas provinsi ini, bermula saat petugas BNN Lampung menerima informasi adanya pengiriman ribuan pil ekstasi dari Provinsi Aceh tujuan Lampung, dengan menggunakan sebuah mobil melalui Jalur Tol Trans Sumatera Ruas Tegineneng, Pesawaran, Lampung.

Baca Juga:  Dipanggil Bawaslu Bandar Lampung, Caleg 8 Parpol Ternyata Gaptek

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka ES, saat mengisi bahan bakar di SPBU Rest Area jalur tol ruas Tegineneng.

Kepala BNN Lampung Brigjend I Wayan Sukawinaya, menjelaskan, dari penggeledahan, petugas berhasil menemukan ribuan pil ekstasi yang disimpan didalam ban serep mobil yang digunakan oleh tersangka ES. Lalu petugas melakukan pengembangan terhadap kurir penerima barang haram tersebut.

“Hingga akhirnya  menangkap tersangka AR yang sedang menunggu di sebuah SPBU di kawasan Rajabasa,” jelasnya, Kamis (2/7).

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas terhadap kedua tersangka kurir narkoba ini, ribuan pil ekstasi tersebut merupakan pesanan dua orang narapidana yang masih mendekam di Lapas Rajabasa, Bandar Lampung, bernama Nasir dan David Prasetyo.

Baca Juga:  Kepala Dishub Lampura Diduga Ancam Anggota Satpol PP dengan Senpi

Bahkan dari pengakuan kedua tersangka kurir narkoba ini, mendapat upah sebesar Rp40 juta mengantarkan ribuan pil ekstasi dari Aceh tujuan Lampung.

Selain berhasil meringkus kedua tersangka kurir narkoba ini, petugas juga menyita sejumlah barang bukti narkoba berupa 7.000 pil ekstasi, empat buah ponsel genggam, uang tunai jutaan rupiah, serta dua buah kartu ATM milik kedua tersangka.

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka kini masih menjalani pemeriksaan di BNN Provinsi Lampung. Keduanya bakal dijerat petugas dengan pasal 112 dan 114 Undang Undang tentang narkotika/ serta terancam hukuman minimal 20 tahun kurungan penjara.

Sementara untuk kedua orang narapidana yang memesan barang haram tersebut, petugas BNN masih berkordinasi dengan pihak Lapas Rajabasa. Jika terbukti bersalah, kedua narapidana dengan kasus serupa itu bakal terancam tambahan sanksi pidana selama seumur hidup atau hukuman mati.(TOM)

Baca Juga:  Polsek Tbu Ringkus 3 Penikmat Sabu
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top