Ekonomi

Bertahan Dalam Gersang, Usaha Rumahan Ima Color Handmade di Tengah Pandemi

Ima Color Handmade/MAS

PURWOREJO – Ditengah pandemi Covid-19, banyak usaha rumahan yang mengalami penurunan pendapatan ataupun gulung tikar.

Hal serupa juga dialami oleh Daimatus Sa’adah (34), warga Cangkrep Lor Rt2 Rw3 Purworejo, yang membuka usaha jahit dan juga roti sejak 2011 silam dengan nama Ima Color Handmade.

Bertahan Dalam Gersang, ialah ungkapan yang muncul dari mulut Daimatus, saat mengalami hal yang benar-benar berat dalam usahanya.

Penurunan omset hingga 50%, dibandingkan tahun lalu, Daimatus Sa’adah tetap optimis untuk memasarkan jasa dan produk miliknya, dengan memanfaatkan media sosial.

“Banyak pelanggan yang harusnya mengambil jahitan tapi belum diambil, karena tidak ada uang akibat pandemik, bagi saya tidak apa-apa, karena semua juga merasakan dampaknya, dan saya sangat memahami itu,” ucapnya, kemarin.

Baca Juga:  Universitas Muhammadiyah Purworejo, Kembangkan Budidaya Emas Hijau Dengan Brikoka

Ia menjelaskan, saat ini karyawan yang membantu dirinya tinggal dua orang, yang biasanya tujuh orang.

“Selain kebutuhan sehari-hari, hutang  juga sebagai salah satu motivasi saya untuk terus berusaha, agar segera lunas” tegasnya, sambil tertawa.

Ia mengungkapkan bahwa yang tadinya memanfaatkan media sosial 20% untuk promosi kini 120% media sosial saya manfaatkan untuk promosi.

“Media sosial tersebut yang membuat saya bisa bertahan ditengah pandemik ini, banyak pelanggan yang mulai pesan dari dalam maupun luar kota,” ucapnya.

Untuk saat ini banyak yang memesan roti lebaran, dengan harga mulai Rp80 ribu hingga Rp125 ribu. Untuk jahitan baju lebaran ada yang menjahit namun tidak banyak seperti tahun lalu.(Mahestya Andi)

Baca Juga:  Sogo Diskon Besar-besaran Hingga 50%
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top