Modus

Beli Mobil Lewat Bobol Brankas SPTI, Pemuda 22 Tahun Mendekam di Jeruji Besi

Pelaku pencurian yang terjadi di Kantor Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) yang berada di Areal Dermaga I Pelabuhan Bakauheni/Istimewa

BAKAUHENI – Kurang dari 1×24 jam, kasus pencurian yang terjadi di Kantor Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) yang berada di Areal Dermaga I Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), terungkap.

Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, berhasil meringkus tersangka yang diketahui merupakan salah seorang anggota SPTI, berinisial DIB (22), yang juga merupakan pengurus jasa penyebrangan Bus Putri Candi,

Pelaku diciduk polisi saat bersembunyi di kediaman orangtua-nya yang berada di Bandar Lampung, Minggu (5/7) sekitar pukul 03.23 WIB.

Saat hendak diciduk, pelaku sempat melarikan diri melalui pintu belakang. Sebab, lantaran situasi pemukiman yang padat, sehingga pelaku mengetahui kedatangan polisi.

Baca Juga:  Pungli Pembuatan Akta Nikah, Mulyadi Divonis Bebas

Sejumlah petugas kemudian melakukan pengejaran. Akhirnya, pelaku berhasil di bekuk disekitaran Pasar Pasir Gintung. Saat ini, pelaku telah diamankan di ruang tahanan KSKP Bakauheni.

Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ferdiansyah, SIK mengungkapkan, tersangka melakukan pencurian di Kantor SPTI pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 10.52 WIB. Lantaran situasi kantor yang sepi, tersangka berhasil masuk dan membuka kunci brankas.

“Sebelumnya, tersangka telah mengambil kunci brangkasnya di tempat penyimpanan kunci. Lalu, ketika situasi kantor sepi, tersangka kemudian membuka brangkas dan berhasil mengambil uang Rp169 juta,” ungkap AKP Ferdi.

Mantan Kasat Resnarkoba Polres Lamsel ini juga mengatakan, setelah tersangka berhasil mencuri uang ratusan juta, kemudian dirinya kabur. Saat dilakukan penyelidikan, diketahui tersangka DIB bersembunyi di rumah kontrakan orang tuanya di Bandar Lampung.

Baca Juga:  Herman HN Terbukti Sengsarakan Rakyat

Dari penangkapan tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya yakni, mobil merk Toyota Vios warna hitam, yang diduga dibeli dari hasil uang curian itu seharga Rp90 juta. Selain itu, polisi juga menyita, video rekaman CCTV,  1 (satu) buah brankas dan 1 (satu) buah anak kunci brankas.

“Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diamankan di KSKP Bakauheni guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tukasnya.(EDI/HMS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top