Politik

Bawaslu Lampung Larang Aparatur Pemerintah “Bermain” di Pilkada

Komisioner Bawaslu Lampung, Adek Asyari/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Bawaslu Provinsi Lampung kembali mewanti-wanti seluruh penyelenggara negara terutama kepala daerah agar tidak membuat keputusan dan tindakan dalam bentuk apapun yang berpotensi menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

“Ketentuan ini mengikat seluruh aparatur pemerintahan tanpa terkecuali mulai dari level kepala daerah atau pimpinan sampai ke level lurah/desa atau sebutan lain,” Komisioner Bawaslu Lampung, Adek Asy’ary, Kamis (3/9).

Bawaslu juga mengingatkan kepala daerah untuk tidak melakukan penggantian pejabat dalam jangka waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

Kepada Bawaslu kabupaten dan kota, diinstruksikan untuk mengawasi secara ketat seluruh kebijakan Kepala Daerah yang menjalankan Pilkada.

Baca Juga:  Ajukan Keberatan ke Bawaslu, Ike Edwin Optimis Menang

“Jangan sampai kepala daerah berpihak kepada salah satu pasangan calon karena berpotensi melanggar ketentuan pasal 71  UU No 10 tahun 2016 dan bisa mengakibatkan pidana penjara paling singkat 1 bulan dan paling lama 6 bulan,” tegas Adek.(SUL/RLS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top