Modus

Ayah & Anak Kompak Korupsi Dana Desa Kampung Menanga Jaya

Sidang kasus korupsi dana desa Kampung Menanga Jaya, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, di Pengadilan Negeri Tanjung Karang/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Lantaran menyalahgunakan anggaran dana desa, seorang oknum kepala kampung di Kabupaten Way Kanan, harus disidangkan dan didakwa dengan pasal tentang tindak pidana korupsi  dan terancam dihukum penjara paling lama selama 20 tahun.

Wahid Maulana, didakwa oleh jaksa telah melakukan tindak pidana korupsi terhadap anggaran pendapatan dan belanja Kampung Menanga Jaya, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, hingga merugikan keuangan negara sebanyak Rp450 juta lebih.

Kejahatan oknum kepala kampung tersebut, dilakukannya di tahun 2016 lalu, yang diperbuatnya bersama sama dengan anak kandungnya bernama Soluhudin, selaku bendahara kampung dan seorang bernama Kasdilah selaku pendamping lokal desa.

Baca Juga:  Mobil Pick Up Warga Pasir Gintung Raib

Korupsi yang dilakukan oleh Wahid diperbuat dengan cara menggunakan nota belanja, kwitansi pembayaran dan tanda tangan penerima honor yang fiktif. Serta tidak dilakukannya beberapa kegiatan yang termasuk di dalam anggaran.

Beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan oleh kepala kampung ini diantaranya, pelatihan budidaya ikan, pelatihan menjahit TPPKK dan pelatihan kader posyandu, serta beberapa pembangunan yang tidak sesuai dengan anggaran.

Terdakwa Wahid Maulana, melibatkan Kasdilah selaku pendamping lokal desa dalan perkara korupsi ini, dengan mengiming – imingkan akan menganggap lunas seluruh hutang – hutang Kasdilah kepadanya.

Akibat perbuatan jahat kepala kampung ini, jaksa pun menjeratnya dengan pasal 2 ayat -1 dan pasal 3 junto pasal 18, serta pasal 9 UU No 31 Tahun 1999, yang dirubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001, tentang perubahan UU No 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan korupsi, junto pasal 55 ke 1 KUHP, junto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Baca Juga:  Gegara Dana Desa, Pendamping dan Karang Taruna Bersitegang

Terdakwa pun terancam untuk menjalani pidana penjara paling lama selama 20 tahun dan denda paling banyak sebesar Rp1 miliar.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top