Modus

Ada Botol Miras di Lokasi Tewasnya Mahasiswa Universitas Lampung

Polres Pesawaran melakukan olah TKP terkait meninggalnya seorang mahasiswa Unila, Aga Trias Tahta/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Polres Pesawaran melakukan olah TKP terkait meninggalnya seorang mahasiswa FISIP, Jurusan Sosiologi, Universitas Lampung, saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) UKM Pecinta Alam Cakrawala.

Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti termasuk sebuah botol minuman keras atau miras.

Kegiatan diksar UKM Pecinta Alam Cakrawala Unila, yang mengakibatkan seorang mahasiswa meninggal dunia bernama Aga Trias Tahta, beserta tiga korban lainnya yang mengalami luak lebam diduga mendapat tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh panitia terus didalami polisi dengan memeriksa sejumlah saksi.

Total hingga hari ini, petugas telah memeriksa Sembilan (9) orang saksi.

Baca Juga:  Humanika Kritisi Kinerja Kapolda Lampung Purwadi Arianto

Polres Pesawaran juga telah melaksanakan olah TKP di Gunung Betung, guna memperoleh bukti-bukti lainnya.

Dari lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa botol bekas minuman keras, bekas makanan ringan, beberapa bungkus plastik sisa kegiatan dan sejumlah barang bukti lainnya.

Selain itu, hasil visum dari korban yang mengalami luka lebam yang sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung telah diterima.

“Sampai saat ini sebanyak sembilan saksi telah diminta keterangan terkait kejadian meninggalnya satu mahasiswa meninggal dan tiga mahasiswa lainya mengalami luka lebam, yang diduga mendapatkan kekerasan fisik oleh panitia diksar UKM Pecinta Alam Cakrawala Unila pada minggu lalu,” jelas Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Jumat (4/10).

Baca Juga:  Gelar Aksi Demo, PRL2DM Sebut Arinal-Nunik Boneka SGC

Diketahui tiga korban lainnya bernama Romeo, Aldi Darmanto, dan Frans Salsa Romando. Untuk korban yang mengalami luka luka saat ini sudah di perbolehkan pulang pihak rumah sakit. Sedikitnya sembilan orang saksi telah diperiksa oleh petugas.

Polres Pesawaran melakukan olah TKP terkait meninggalnya seorang mahasiswa Unila, Aga Trias Tahta/TS/Suluh

Pihak keluarga pun berharap kepada polisi untuk bisa mengungkap penyebab kematian korban sebenar-benarnya. Mereka menduga korban tewas bukan karena kelelahan saat ikut diksar, melainkan menjadi korban kekerasan plonco pada diksar pecinta alam kampus.

Di sisi lain, puluhan alumni yang tergabung dalam IKA Unila mendatangi guna memantau proses pengusutan tersebut.

Menanggapi hal ini pihak kepolisian berharap semua pihak bersabar dan mempercayakan sepenuhnya pengusutan pada mereka.(TS)

Baca Juga:  Kota Bandar Lampung Dikepung Narkoba
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top