Bandar Lampung

Ada Apa Aja di Festival PLN Peduli 2020, 4-9 November 2020? Intip Yuk!

LISTRIK UNTUK KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK — Festival PLN Peduli 2020, berisikan pameran produk UMKM, CSR Award 2020, webinar, talkshow, pelatihan UMKM, dan UMKM Award. Jangan sampai terlewatkan. | Festival PLN Peduli 2020

BANDARLAMPUNG — Badan Usaha Milik Negara (BUMN) industri ketenagalistrikan nasional, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), atau PLN, kembali menggeber hajat tahunan Festival PLN Peduli 2020.

Festival PLN Peduli 2020 rencananya berlangsung Rabu esok hingga Senin pekan depan, 4-9 November 2020.

Festival korporasi plat merah pimpinan direktur utama Zulkifli Zaini ini dihelat sebagai bagian dari tajuk peringatan Hari Listrik Nasional ke-75, pada 27 Oktober 2020 lalu.

Sekadar pengingat, sejarah lahir Hari Listrik Nasional diceruk dari momen heroik revolusioner nasionalisasi perusahaan-perusahaan listrik dan gas yang mula dikuasai penjajah Jepang.

Di bawah kibaran bendera merah putih, di bawah kobaran gempita revolusi, para pemuda dan buruh listrik Tanah Air, merebut kembali aset-aset setrum strategis tersebut, diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Dari itu, berikutnya melalui Penetapan Pemerintah Nomor 1 tertanggal 27 Oktober 1945 dibentuklah Jawatan Listrik dan Gas. Tanggal inilah yang hingga saat ini terperingati bersama.

Bukan sebatas bagi dan milik PLN semata, tetapi seluruh pemangku kelistrikan, dan masyarakat Indonesia. Termasuk didalamnya, aku dan kamu (baca: kita)? Ciee..

Balik ke laptop, eh, festival.

“Festival PLN Peduli 2020 merupakan even tahunan CSR (Corporate Social Responsibilities/Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, red) PLN,” rilis situs resmi festival, disitat dan diakses dari Bandarlampung, Selasa (3/11/2020) dini hari.

Tema indah gelaran ditengah pandemi bakal berlangsung hybrid, luring-daring ini, cukup wah. “Terangi Negeri untuk Pencapaian SDG’s”.

Ya, Sustainability Development Goals (SDG’s), atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/TPB, 17 tujuan dengan 169 capaian terukur tenggat tertentu sebagai agenda dunia pembangunan untuk keselamatan manusia dan planet bumi, canangan warga dunia sebagaimana termonumentasi pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB, September 2015.

Diketahui, tujuan mulia Agenda 2030 TPB/SDGs yakni menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang inklusif, dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kelahiran SDG’s lebih komprehensif, lebih longgar perluasan sumber pembiayaan, lebih peka dan sensitif isu arus utama pemuliaan, penegakan, pemenuhan hak asasi manusia, lebih inklusif, lebih partisipatoris, dan lebih menarget penuntasan seluruh tujuan, serta lebih detail teknis operasional berikut sasaran pelaksanaan.

Baca Juga:  KPK Apresiasi Gubernur Ridho Berhasil Tingkatkan Renaksi Pencegahan Korupsi di Provinsi Lampung Hingga 92 Persen

Anyway, demi tegak lurus No One Left Behind, dan tiga serangkai “Universal, Integrasi dan Inklusif”, mencegah lupa, berikut ke-17 tujuan dimaksud di atas.

Meliputi, (1) Tanpa Kemiskinan; (2) Tanpa Kelaparan; (3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera; (4) Pendidikan Berkualitas; (5) Kesetaraan Gender; (6) Air Bersih dan Sanitasi Layak; (7) Energi Bersih dan Terjangkau; (8) Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi; (9) Industri, Inovasi dan Infrastruktur; (10) Berkurangnya Kesenjangan; (11) Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan; (12) Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab; (13) Penanganan Perubahan Iklim; (14) Ekosistem Lautan; (15) Ekosistem Daratan; (16) Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh; (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Sudah “nyetrum”, sudah tergambar, keterhubungan epik tema festival dengan tegangan arus Agenda 2030 termaktub?

Lebih meyakinkan lagi, TPB/SDG’s ini estafet, lebih sahihnya penyempurnaan MDG’s/Millenium Development Goals, dimana persistensi MDG’s Indonesia kala itu menunjukkan telah mentas tuntas 49 dari total 67 indikator MDG’s.

Sadar strategis, PLN terus bersalto ria mengukuhkan diri bagian dari anak kandung Ibu Pertiwi. Sekadar bukti, rangkaian kegiatan festival ini, ajang untuk menampilkan program CSR unggulan maupun produk-produk karya terbaik mitra binaan PLN agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Selain performansi kedua itu, terdapat webinar, serta “CSR PLN Awards 2020” untuk memberi penghargaan kepada unit dan local hero yang memiliki Program CSR Unggulan terbaik.

Wah, seminar berbasis web, yang kini jamak melahirkan para narasumber laris hingga memunculkan kosakata baru “Selebinar”, selebritas webinar, hingga aware guard bagi pahlawan lokal, para pahlawan yang zona edar belum mendunia, baru di sekitar saja?

Per rundown, dua tajuk dua webinar hari pertama, Rabu 4 November 2020, yakni Webinar “UMKM Kuat Indonesia Maju”, ditaja pukul 09.30-12.00 Waktu Indonesia Barat.

Dinarasumberi oleh Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting, Sinergy Project Leader PT Telkom Indonesia Tbk Kuncoro Wastuwibowo yang acap disapa Koen (materi khusus Pembinaan UMKM melalui Aplikasi PADI UMKM), dan tuan rumah, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril.

Baca Juga:  Pemkot Bandar Lampung Rehab JPO Berkarat & Rapuh

Jeda ishoma tempat masing-masing, dilanjut Webinar “Terangi Negeri untuk Pencapaian SDG’s”, pukul 13.30-16.00.

Jika tiada aral, narasumber terdapuk, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Alex Denni, memaparkan materi Kebijakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2021.

Diprediksi bakal menyita atensi, sebab derajat percakapan publik ihwal ini selalu top of mind lintas masa ke tahun. Dimana selain UU BUMN, juga ada UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas, berikut beleid PP 47/2012.

Akan membersamai Alex, Dewan Pertimbangan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan/PROPER Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Darwina Widjajanti.

PROPER? Benar. Salah satu penilaian KLHK terhadap kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Bagi yang mimpikan PROPER Emas misal, jangan harap di-visitasi sebelum lolos tahapan pengumpulan Dokumen Hijau, Dokumen Ringkasan Kinerja Pengelolaan Lingkungan (DRKPL), dan presentasi ke Dewan Pertimbangan PROPER. Hai, Ibu Darwina! Hehe..

Narasumber satu lagi, belum dirilis nama oleh panitia, tetapi yang pasti perwakilan dari Sekretariat Nasional TPB/SDG’s.

Kesemua narasumber webinar, bakal menyapa hadir seluruh peserta, yang tak lain tetamu undangan pendaftar.

Lanjut? Baiklah, gelaran hari kedua hingga terakhir, 5-9 November 2020, mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai tiap harinya, peserta pendaftar akan disuguhi tema “Strategi Menjalankan UMKM di tengah Pandemi Covid-19”.

Itu dia tema raya, “konsep pelatihan untuk UKM, akan diberikan secara live Zoom dengan beberapa narasumber pilihan,” jelas rilis panitia festival, juga mengimbukan akan ada host program yang akan menjembatani pelaku UKM bertanya kepada narasumber.

Panitia setengah menjanjikan, adapun narasumber yang dipilih ialah mereka yang telah berhasil, atau pegiat bidang yang dapat membantu para pelaku UKM untuk lebih kreatif lagi terutama guna menghadapi era perubahan baru.

Para narasumber itu antara lain pakar change management, kreasi enterprise value serta problem solving, CEO Mikro Investindo Utama dan ProIndonesia Foundation, Budi Satria Isman.

Lalu praktisi dan juga Senior Operation Manager Rumah Kreatif BUMN (RKB) Telkom, Sabri Rasyid. Dan, Wirastomo Hadi, dari Floc Creative (konfirmasi).

Nah pembaca. Menggenapi artikel ini, disarikan dari menu tanya jawab, peserta Festival PLN Peduli 2020 ini adalah 100 mitra binaan/UMKM Unit PLN, dan UMKM Rumah Kreatif BUMN.

Baca Juga:  RMD Care Gandeng Yonasyah Bagi-bagi Air Bersih

Produk apa yang diperjualbelikan di Festival PLN Peduli 2020? Fokus tiga produk, Fesyen, Craft atau kerajinan, dan Food atau makanan/boga.

Ada apa saja di Festival PLN Peduli 2020 ini? “Pameran produk UMKM, CSR Award, Talkshow (temu wicara), pelatihan UMKM, dan UMKM Award.”

Apakah acara ini berbayar? Para pengunjung tidak dipungut biaya. Yes!

Kapan Festival PLN Peduli 2020 diadakan? Penting dicatat. Meski digelar 4-9 November 2020, namun. Marketplace untuk transaksi masih akan dibuka sampai 4 Desember 2020.

Bagaimana mekanisme bertransaksi di market place Festival PLN Peduli 2020, “Silahkan masuk ke booth UMKM, pilih produk, tekan tombol Buy, isi data pengiriman, dan dapatkan invoice. Pembayaran langsung ke rekening UMKM yang tertera di informasi. Kirimkan bukti bayar anda ke penjual melalui WhatsApp.”

Bagaimana saya berinteraksi dengan peserta pameran? “Anda dapat mengunjungi booth peserta, mencari produk mereka dan juga dapat menghubungi peserta melalui Live Chat atau WhatsApp.”

Berharap banjir peserta, gelimang transaksi gemilang acara, jika berminat ikutan, di dashboard kolom Registrasi calon peserta cukup isi data nama lengkap, kota asal, alamat surel dan kata kunci berikut konfirmasi, nomor telepon berikut konfirmasi, beres.

Kurang puas lebih jelas, informasi lebih lanjut hubungi narahubung Jessica, di call center festival, di kanal WhatsApp 081289589970. Komunikasi virtual ke panitia dijamin gak bakal “byarpet”. Akses rinci, sila di festivalplnpeduli.id.

Dikonfirmasi Selasa petang, Jessica memperbarui sejumlah informasi H-1. “Jika ada tambahan lain akan langsung saya update ke bapak,” respons cepat Jessica, berterima kasih.

Sukses buat Festival PLN Peduli 2020.

Ditengah pandemi, ya, juga ditengah duka bangsa sita lara kukuh sigap penanganan kesehatan dan teguh bangkit pemulihan ekonomi, penyala terang penanda bukti kesepahaman pantang menyerah digebuk pagebluk.

Semoga jauh dari kata seremoni, dekat dengan tala pemajuan jala kemajuan karya kreatif anak bangsa. Meskipun, kita semua dipaksa padam namun kita menolak ‘blackout’, ditengah pandemi. Salam Indonesia Maju! (SUL/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top