Panggung

55 Tahun Mendagri Tito Karnavian, Dirgahayu!

Selamat Harlah ke-55 tahun, Mendagri Jenderal Polisi Purn Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian MA PhD. | Antara Foto

BANDAR LAMPUNG — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Kabinet Indonesia Maju Jenderal Polisi Purn Tito Karnavian gerak cepat mengkonsolidasikan organisasi kementerian dipimpinnya usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan langsung sertijab pada hari yang sama, Rabu (23/10).

Mendagri ke-29 pengganti Tjahjo Kumolo yang mengisi pos baru sebagai MenPAN-RB itu pun resmi pula menjabat secara melekat sebagai Kepala Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP).

Saat dilantik, Rabu, Tito telah resmi sandang status purnawirawan jenderal polisi. Jabatan tertinggi korps baju cokelat disandangnya sejak Presiden Jokowi melantiknya, 13 Juli 2016 itu, ia lepas demi pengabdian negara. Dia ialah Kapolri ke-23 dalam sejarah.

Sejak 23 Oktober 2019, dan jika tidak didera reshuffle hingga akhir masa jabatan setara presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang, bekal pengalaman kepemimpinan Tito akan tajam asah selama memimpin Kemendagri.

Baca Juga:  Tari Cepetan Siswi SMAN 9 Purworejo Terfavorit se-Kedu

Dicuplik dari berbagai sumber, pria bernama gelar lengkap Jenderal Polisi Purn Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian MA PhD ini putra Palembang tulen.

Kapolda Metro Jaya sejak 12 Juni 2015 hingga 16 Maret 2016 ini tercatat merupakan mantan Plt Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) ke-3 dengan masa jabatan tersingkat, empat bulan sejak 16 Maret 2016 bersamaan kenaikan pangkat Tito jadi Komjen Polisi, hingga 20 Juli 2016.

Bagi alumni Akademi Kepolisian seangkatan, nama Tito harum. Ialah peraih Bintang Adhi Makayasa, lulusan terbaik Akpol 1987. Tahun mula karir polisinya sebagai Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya.

Lulus SD Xaverius 4 Palembang (1976), SMP Xaverius 2 Palembang (1980), SMA Negeri 2 Palembang (1983) hingga lulus Akpol 1987; otak brilian Tito kian cemerlang hingga ia mengampu gelar akademik Master of Arts (M.A.) in Police Studies, University of Exeter, Inggris, tahun 1993.

Baca Juga:  Anak Muda Punya Cara Apresiasi Musik Lampung

Tiga tahun berselang, karir akademiknya pun terus gemilang usai ia dinobatkan sebagai lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) terbaik dan berhak menerima Bintang Wiyata Cendekia, pada 1996.

Jebolan Royal New Zealand Air Force Command & Staff College, Auckland (Sesko) dan peraih Bachelor of Arts (B.A.) in Strategic Studies, Massey University, Selandia Baru (1998) itu rampung Sespimpol di Lembang, Jawa Barat tahun 2000.

Adapun gelar PhD dengan predikat kelulusan ‘magna cum laude’ in Strategic Studies with interest on Terrorism and Islamist Radicalization dari S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura, ia raih di 2013, dua tahun usai menerima Bintang Seroja atas prestasinya sebagai peserta terbaik Lemhanas RI PPSA XVII, 2011.

Baca Juga:  Tak Kenal Putus Asa, Nenek Berumur Satu Abad ini Masih Keliling Berjualan Telur Asin

Asal tahu saja, hari ini, Sabtu (26/10/2019), ayah tiga anak dan suami Tri Suswati ini genap berusia 55 tahun.

Dari Bandarlampung, Ketua Badan Pekerja CeDPPIS Muzzamil menyampaikan ucapan selamat. “Selamat hari lahir, Pak Tito. Tancap gas, selamat bekerja,” singkatnya, Sabtu pagi.

Redaksi Suluh.co turut khatur ucap dirgahayu. Dirgahayu ke-55 tahun Pak Tito! Terus bekerja berbuat yang terbaik bagi Ibu Pertiwi.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top