Ekonomi

38 Perusahaan di Bandar Lampung Merumahkan Karyawannya

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandar Lampung, Wan Abdurahman/Suluh/PON

BANDAR LAMPUNG – Melalui surat edaran Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, sekitar 1.542 pekerja dari 38 perusahaan yang ada di Kota Tapis Berseri terpaksa merumahkan para pekerjanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandar Lampung, Wan Abdurahman, menjelaskan, ribuan pekerja yang dirumahkan itu akibat dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

“Para pekerja yang dirumahkan ini sudah dilaporkan ke kami,” kata dia, Rabu (15/4).

Kata dia, perusahaan yang melakukan pembatasan kegiatan kerja, akibat kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, sehingga menyebabkan sebagian atau seluruh pekerja menghentikan kegiatan kerja.

“Yang dirumahkan tetap di gaji, ada juga perusahaan yang menambahkan insentif sebelum merumahkan karyawannya. Bila kondisi sudah stabil nanti mereka (karyawan) dipanggil kembali jadi bukan di berhentikan,” katanya.

Baca Juga:  Tiap Bulan 12 Orang Tewas di Tol Lampung

Dari  38 perusahaan tersebut, terdapat jumlah tenaga kerja yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) sebanyak 40 orang dari 3 perusahaan yang ada di Kota Bandar Lampung.(PON)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top