Bandar Lampung

3 Orang ASN Pemkab Lamsel Diperiksa Jaksa di Urusan Korupsi Rp2 M atas Pajak MBLB

Kasus Gratifikasi Inspektorat Lamsel: Awalnya Diduga Terkait Dana Desa, Periksa Kepala Puskesmas Kemudian
Kasus Gratifikasi Inspektorat Lamsel: Awalnya Diduga Terkait Dana Desa, Periksa Kepala Puskesmas Kemudian

Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung. Foto: Ricardo Hutabarat.

Suluh.co – Kepala Seksi Penerangan Hukum [Kasi Penkum] pada Kejati Lampung Andrie W Setiawan menuturkan proses penegakan hukum atas kasus sangkaan korupsi terhadap pajak Mineral Bukan Batuan dan Logam [MBLB] yang harusnya tertampung ke dalam Pendapatan Asli Daerah [PAD] Pemkab Lampung Selatan [Lamsel].

Nominal rupiah yang harusnya masuk ke dalam PAD Pemkab Lamsel itu diketahui kurang lebih Rp2 miliar.

“Perkembangan untuk penyidikan minerba [MBLB_red] Lamsel, ada 3 orang saksi diperiksa, yang berstatus ASN di 3 Unit Pelaksana Teknis [UPT] di Kabupaten Lamsel,” imbuh Andrie, Kamis sore, 21 Januari 2021.

Penanganan kasus ini sudah sampai pada penetapan 4 orang tersangka yang kini tengah mendekam di dalam Rumah Tahanan.

Jaksa sebaga penyidik menduga, pajak MBLB tersebut tidak disetorkan ke Badan Pengelola Pendapatan dan Retribusi Daerah [BPPRD] dan Dinas Pendapatan.

Sebelumnya, Kejati Lampung juga sudah memeriksa 3 orang saksi pada Rabu kemarin, 20 Januari 2021. Unsur dari para saksi terperiksa itu dinyatakan adalah ASN yang bertugas pada BPPRD Pemkab Lamsel.

Pada pemeriksaan tersebut, diketahui eks Kepala BPPRD Pemkab Lamsel bernama Badruzzaman adalah salah satu saksi terperiksa pada hari itu.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top