Pendidikan

100 Mahasiswa UM Purworejo Raih Predikat Cumlaude, Prodi Pendidikan Matematika Catat IPK Tertinggi

Wisuda Sarjana ke-61 Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) tahun 2019/DNL

PURWOREJO – Wisuda Sarjana ke-61 Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) tahun 2019 ini cukup istimewa. Dari total 426 lulusan yang diwisuda, 100 di antaranya meraih predikat cumlaude.

Prosesi wisuda digelar dalam rangkaian Rapat Senat Terbuka di Auditorium Kasman Singodimedjo UMP setempat, Rabu (2/10) pagi. Sebanyak 426 wisudawan tersebut terdiri atas 288 perempuan dan 138 laki-laki dari 12 program studi (Prodi).

Rinciannya yakni, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) 65 orang, Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (PBSJ) 5 orang, Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) 68 orang, Pendidikan Ekonomi 60 orang, Pendidikan Matematika 83 orang, dan Pendidikan Fisika 21 orang.

Berikutnya Prodi Pendidikan Teknik Otomotif 35 orang, Manajemen 50 orang, Agribisnis 14 orang, Peternakan 7 orang, Teknik Sipil 17 orang dan Psikologi 1 orang.

Dari sejumlah wisudawan dengan IPK tertinggi masing-masing Prodi, Andi dari Prodi Pendidikan Matematika tercatat sebagai yang terbaik dengan IPK 3,79. Sementara predikat wisudawan termuda disandang Mega Puspita Anggrainie dari Prodi PBI.

Ia lahir di Purworejo pada tanggal 18 November 1999 sehingga saat ini berusia 19 tahun 10 bulan 14 hari.

Dekan Fakultas Pertanian selaku Ketua Panitia Wisuda, Ir Zulfanita MP, menyebutkan bahwa sebelum diwisuda, seluruh lulusan telah mendapatkan pembekalan selama dua hari oleh 2 pemateri dosen UMP dan 1 dosen UAD.

Baca Juga:  Lolos Seleksi Nasional Pramuka, Muhammad Rinandi Harumkan Tubaba

Masing-masing yakni Faruq Iskandar MSi dengan materi “Strategi Sukses Memasuki Bursa Kerja”, Ir Didik Widiyantono MAgr dengan materi “Sukses Membangun Bisnis dan Jaringan”, serta Prof Dr Ir Dwi Sulisworo MT dari UAD dengan materi “Strategi Sukses Meraih Beasiswa Studi Lanjut S2”.

Menurutnya, wisuda kali ini semakin lengkap dengan diadakannya Gelar Kreativitas Wirausaha Mahasiswa Peserta lolos KBMI dan PKM 2019.

“Acara ini untuk memberi kesempatan agar start up bisnis yang tumbuh di kalangan mahasiswa UMP terus berkembang,” sebutnya.

Rektor UMP, Dr Rofiq Nurhadi MAg, berharap agar wisudawan yang baru saja menyandang gelar sarjana dapat menyesuaikan diri dalam menghadapi tantangan era Revolusi Industri 4.0.

Tidak hanya mampu bekerja di perusahaan atau instansi lainnya, lulusan UMP juga harus memiliki jiwa kewirausahaan untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan memanfaatkan peluang yang muncul dari Revolusi Industri 4.0.

Pihaknya juga berpesan agar seluruh lulusan UMP tidak pernah berhenti belajar dan menuntut ilmu.

“Sarjana lulusan UMP harus menunjukkan sikap seorang intelektual yang memiliki moral dan etika luhur serta religiusitas tinggi yang mencerminkan akhlakul karimah sesuai dengan visi UMP yaitu Unggul dalam Ilmu, Mulia dalam Akhlak,” tegasnya.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa UMP yang genap berusia 55 tahun pada 24 September kemarin telah mengalami banyak perkembangan. Hal itu dapat dilihat dari sisi capaian beberapa program kerja selama tahun akademik 2018/2019.

Baca Juga:  SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo Gelontorkan Ratusan Juta untuk Beasiswa

Antara lain bidang pendidikan dan pengajaran berjalan baik dengan meluluskan 712 sarjana dengan jumlah lulusan cumlaude sebanyak 108 mahasiswa.

Di bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat, terdapat 105 proposal dosen yang didanai oleh UMP. Selain itu ada 28 proposal yang memperoleh hibah dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan jumlah Rp1.052.970.000.

Dalam bidang pengembangan sumber daya juga dilakukan beragam upaya, antara lain menugasi para dosen menempuh studi lanjut S3. Tahun ini jumlah dosen yang studi lanjut S3 sebanyak 4 orang sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 21 orang.

“Pada Tahun Akademik 2018/2019 dosen yang menyelesaikan studi lanjut S3 dan memperoleh gelar Doktor sebanyak 4 orang sehingga saat ini UMP memiliki dosen dengan kualifikasi S3 sebanyak 18 orang,” ungkapnya.

Dalam hal sarana dan prasarana, pada tahun ini telah diresmikan Gedung Perkuliahan Kampus 3 yang terletak di Jalan Pahlawan Km 3 Kelurahan Sucenjurutengah Kecamatan Bayan. Mulai Tahun Akademik 2019/2020, gedung tersebut digunakan sebagai ruang kuliah Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Sosial..

Selanjutnya untuk pembinaan dan pengembangan kegiataan mahasiswa, banyak prestasi berhasil diraih mahasiswa di berbagai bidang. Pada Tahun Akademik 2018/2019 ada 21 proposal PKM yang lolos seleksi dan didanai oleh Ditjen Belmawa Kemenristek Dikti dengan total dana Rp142.900.00,00.

Baca Juga:  14.150 Siswa Bandar Lampung Ikut UNBK, 4 Sekolah Diharapkan Menyusul Tahun Depan

Dari 21 proposal PKM tersebut ada 3 judul yang lolos mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIMNAS) ke-32 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Udayana.

Wakil Bupati Puarworejo Yuli Hastuti/DNL

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian dalam sambutannya yang dibacakan wakil Bupati Yuli Hastuti pada acara Wisuda Sarjana ke-61 tahun 2019 Universitas Muhammadiyah Purworejo mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo saat ini telah meluncurkan branding pariwisata Purworejo, yaitu “Romansa Purworejo Tahun Kunjungan Wisata 2020” sebagai respons atas pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYA).

Relevan dengan itu, pihaknya berharap para alumni UMP sebagai bagian dari kaum intelektual terpelajar dapat mendorong tumbuhnya prakarsa dan kreativitas masyarakat untuk menyongsong semua peluang dan tantangan yang ada.

“Tunjukan diri Saudara sebagai alumni UMP yang dapat dibanggakan, sebagai pemikir dan pelaku pembangunan di Kqbupaten Purworejo khususnya, serta bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.(DNL)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top