Politik

Yutuber Adukan Hasil Perhitungan Suara oleh KPU Bandar Lampung ke MK

Calon Wali Kota Bandar Lampung M. Yusuf Kohar/Suluh/Yunus

Suluh.co – Pasangan Calon [Paslon] Yusuf Kohar – Tulus Purnomo yang mengikuti kontestasi Pilkada 2020 untuk calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung meragukan hasil pleno rekapitulasi perhitungan suara dari KPU setempat.

Sehingganya Paslon yang santer dengan sebutan Yutuber ini, mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi [MK] secara online pada Jumat lalu, 18 Desember 2020.

Lebih tepatnya, gugatannya perihal: selisih penetapan perolehan suara hasil pemilihan 15 Desember 2020 kemarin.

Berdasarkan hasil pleno terbuka, Paslon nomor urut 03 yakni Eva Dwiana-Deddy Amarullah dinyatakan menang dengan perolehan suara sebesar 249.241.

Paslon lainnya dengan nomor urut 01 Rycko Menoza – Johan Sulaiman mendapatkan perolehan suara sebanyak 92.428.

Baca Juga:  Ini 28 Nama Calon Anggota Bawaslu Yang Lulus Seleksi

Sementara Paslon Yutuber bernomor urut memperoleh suara sebanyak 93.280 suara.

Paslon Yutuber agaknya ‘rajin’ membuat aduan atas kontestasi Pilkada 2020 kemarin. Terbukti, Paslon Yutuber juga mengadukan Paslon nomor urut 3 Eva Dwiana – Deddy Amarullah.

Aduan kepada paslon yang masih isteri Wali Kota Bandar Lampung Herman HN itu dititikberatkan pada soal dugaan pelanggaran administrasi Terstruktur, Sistematis dan Massif [TSM] ketika Pilkada 2020 di Kota Bandar Lampung berlangsung.

Aduan ini sampai sekarang sedang berproses: masih disidangkan di Bawaslu Provinsi Lampung.

Proses sidang ini telah dijadwalkan: Senin 21 Desember mendatang, agenda sidang akan membahas tentang pemeriksaan alat bukti dan pengecekan daftar saksi pelapor dan terlapor.

Baca Juga:  Bawaslu Minta KPU Bandar Lampung Lantik Anggota PPS Sesuai Jumlah yang Ditetapkan

Reporter: M. Yunus Kedum

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top