Wisata

Yuk, Ikutan Wonderful Indonesia Photo Contest 2019

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Wonderful Indonesia Photo Contest 2019 (WIPC 2019)/Net

JAKARTA – Buat kalian yang suka fotografi dan ngevlog, ada kabar gembira nih. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menggelar Wonderful Indonesia Photo Contest 2019 (WIPC 2019). Temanya masih seru dan menarik dengan hadiah yang fantastik.

Lomba akan berlangsung mulai tanggal 6 Februari – 30 April 2019. WIPC 2019 ini dibagi dalam dua kategori. Yaitu kategori terbuka dan kategori tertutup dengan masing masing tema yang berbeda.

Untuk kategori terbuka, ada lomba vlog dan lomba foto. Untuk lomba vlog temanya Pesona Indonesia. Media yang digunakan YouTube dan Instagram. Sementara lomba foto temanya Wisata Atraksi Traditional melalui media Instagram.

“Peserta dipersilakan mengikuti salah satu atau kedua kategori lomba sekaligus. Selain itu, peserta wajib menuliskan keterangan foto semenarik mungkin. Intinya, deskripsi foto harus memberi kesan yang menyenangkan,” ujar Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi dan Media Don Kardono, Rabu (6/2).

Untuk kategori terbuka, peserta dari kalangan umum, baik amatir maupun profesional. Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Cara mendaftar, registrasi alamat e-mail di website www.wipcontest.com. Peserta juga harus mengikuti akun Instagram @WIPContest. Panitia akan memilih maksimal 50 vlog terbaik untuk diunggah-ulang (repost) di akun Instagram milik Panitia @WIPContestPhoto.

Baca Juga:  Kemenpar Ajak Milenial Surabaya "Go Digital" Promosikan Pariwisata

“Durasi vlog maximum 4 (empat) menit dan diunggah ke media sosial YouTube. Peserta harus mengunggah video singkat ke Instagram degan hastag #vlogwipc2019 yang isinya berupa promosi vlog karyanya yang sudah diunggah di YouTube. Juga memuat tautan (link) untuk mengakses vlog karya peserta,” jelas Don Kardono.

Begitu juga untuk lomba fotonya, foto diunggah ke Instagram dengan ukuran foto sesuai dengan aturan Instagram dan dengan hashtag #wipc2019atraksi. Panitia akan memilih maksimal 100 foto terbaik untuk diunggah-ulang (repost) di akun Instagram milik Panitia @WIPContestPhoto.

“Penentuan pemenang dilakukan berdasarkan like terbanyak pada akun Instagram @WIPContestPhoto,” ujarnya.

Untuk kategori tertutup, hanya ada lomba foto. Peserta harus mendaftar dan mengunggah karya foto melalui website lomba www.wipcontest.com. Dengan membayar uang pendaftaran, peserta bisa mengikuti tiga kelas/tema. Di antaranya Atraksi Traditional Indonesia, Aku dan Tradisi, dan Pesona Indonesia.

Pada tema Atraksi Tradisional Indonesia, obyek foto berkaitan dengan atraksi tradisional berbagai daerah di Indonesia. Atraksi bisa berupa festival, pesta rakyat, upacara adat, upacara keagamaan, perlombaan ketangkasan atau olah raga traditional, dan sebagainya.

Untuk tema Aku dan Tradisi, obyek foto adalah manusia (orang) dalam kegiatan sehari-hari yang memperlihatkan kekhasan tradisi berbagai daerah di Indonesia. Atau obyek foto adalah manusia (orang) dalam kegiatan khusus yang bersifat pribadi, misalnya pernikahan, khitanan, dan lainnya yang memperlihatkan kekhasan tradisi berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:  Tindaklanjuti 3C, Kemenpar Gelar Rakor PTNP di Bali

“Untuk tema Pesona Indonesia, obyek foto adalah landscape yang menunjukkan keindahan alam di berbagai daerah di Indonesia. Atau aspek-aspek budaya Indonesia di luar lingkup atraksi tradisional yang tercakup dalam dua tema yang lain. Foto diharapkan dapat membangkitkan minat wisatawan untuk mengunjungi tempat pengambilan foto-foto tersebut,” papar Don Kardono.

Peserta dapat mengikutsertakan maksimal 4 buah foto dalam bentuk file digital untuk setiap kelas. Peserta harus menuliskan judul foto (judul “tanpa judul” atau “untitled” tidak diterima). Ukuran foto, sisi horizontal maksimum 1920 pixel dan sisi vertical maksimum 1080 pixel.

Image mode RGB, Bit-depth 8 Bits/Channel dan Resolusi 300 dpi. Format file dalam bentuk JPEG, dengan kualitas maksimum pada skala 10-12 (Large) dan ukuran file maksimum 2 MB.

Foto bisa dalam bentuk monokrom atau berwarna dan boleh diambil dengan mempergunakan kamera DSLR, Mirrorless, Handphone, ActionCam ataupun Drone.

“Di kategori tertutup, foto tidak boleh diberi tanda air, bingkai ataupun tambahan lainnya. Peserta yang fotonya terpilih akan diminta untuk mengirimkan file foto dengan resolusi tinggi untuk keperluan cetak/pameran dan katalog/album,” jelasnya.

Peserta yang fotonya terpilih akan diminta untuk menuliskan keterangan mengenai lokasi pengambilan foto, cara mencapai lokasi dan informasi lain yang berguna atau menarik bagi wisatawan. Panitia berhak menggunakan foto-foto dan video peserta terpilih untuk keperluan publikasi dan promosi pariwisata Indonesia oleh Kementerian Pariwisata.

Baca Juga:  Bangkitkan Pariwisata Lampung, Kemenpar Gelar FGD dan Coaching Clinic Pembiayaan Usaha

“Hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 14 Mei 2019. Katalog digital dapat diunduh di www.wipcontest.com. Sedangkan album cetakan akan dibagikan kepada para peserta yang foto-fotonya terpilih.

“Para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa medali dan uang tunai. Total hadiah yang disediakan sebesar Rp 225 Juta,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, pihaknya akan terus menggencarkan promosi pariwisata, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Selain melalui event atau festival, promosi juga dilakukan dalam bentuk lomba.

“Saat ini adalah waktu yang pas untuk mengangkat wisata atraksi tradisional. Jadi jangan anggap ini sebuah kompetisi. Anggaplah ini adalah sebuah sumbangsih kita untuk memperkenalkan atraksi tradisional Indonesia. Hadiah itu bonusnya,” kata Menpar Arief Yahya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top